Assalammualaikum aa yang sholih.
Hari ini ambu salut banget sama Aa. Kamu yang bisa dibilang terkenal dengan "anak ambu banget" karena kemana-mana harus bersama ambu dan ada ambu, tapi malem ini kamu bisa menginap di rumah ummah tanpa ambu.
Ya Allah, suatu progres yang luar biasa dari anak seusia kamu saat ini, Nak. Ambu antara bangga, terharu, juga sedih.
Ya! Ambu bangga karena kamu akhir-akhir sudah semakin mandiri. Beberapa hari ini pun kamu sering makan sendiri, ambu hanya menyiapkan nasi dan lauknya. Minum, ngambil mainan, apapun yang bisa kamu lakuin sendiri, sekarang kamu lakukan sendiri. Dan malam ini, ambu semakin bangga karena kamu sudah bisa menginap di rumah unmi tanpa ambu.
Terharu namun sedih. Karena ambu melihat kamu yang semakin besar. Sikap kamu menunjukkan bahwa kamu sudah semakin besar, sudah semakin bisa untuk mandiri, dan itu tandanya, ambu sebentar lagi akan banyak "kehilangan waktu bersama kamu" lagi. Sebentar lagi, tak akan ada lagi teriakkan dari kamu meminta tolong ini itu. Sebentar lagi, tak akan ada lagi rengekan dari kamu meminta ditemani ke sana ke mari. Ya Allah, cepat sekali waktu ini berjalan. :(
Dan ambunrasanya semakin sedih karena sadar masih banyak kurangnya ambu sebagai ibu memperlakukan kamu, Nak. Maafkan ambu ya, sayang. Maafkan segala kurang dan khilaf ambu hingga detik ini jika banyak salah bersikap kepadamu.
Aa harus tau, walau kehadiran muflih dan muadz membuat ambu jarang lagi gendong aa, bacakan aa buku, ngelonin aa tidur, tapu sayang ambu ke Aa gak pernah terkikis, gak pernah berkurang.. bahkan ambu semakin sayang sama aa.
Iya! Karena aa adalah kakak yang hebat untuk adik-adik. Beberapa hari lalu pun, saat ambu solat, lalu muflih kebangun dari tidurnya dan menangis, kamu dengan sigap menghampiri muflih, dan bilang, "cup sayang, cup sayang. Jangan nangis ya dek. Sini ikut aku, aku lagi nonton rabit lho. Sini yuk." Katamu sambil menggandeng tangan muflih. Ambu tau karena terlihat lewat ujung mata ambu.
Gak sekali dua kali kamu berlaku baik sama muflih. Sering! Seriiiiinggg banget! Bahkan sekarang pun kamu bisa mengajak muadz bercanda juga. Itu makanya kenapa ambu bilang kamu adalah anak yang hebat. Dan ambu abah banyak berterimakasih kepadamu nak..
Sehat selalu ya sayang. Teruslah menjadi sulungnya ambi abah yang baik, yang sholih, yang bersikap ramah dan baik kepada adik-adik.
Ambu dan abah sayang banget sama kamu, Nak.