Jumat, 25 Desember 2020

Liburan Ke Pangandaran

بسم الهه الرحمن الرحيم

Haik anak-anak Ambu Abah yang sholeh. Bagaimana kabar kalian saat baca tulisan ini?


Ambu Abah selalu berharap kalian dalam keadaan sehat dan selalu bahagia.

Malam ini, Ambu Abah mau sedikit cerita ke kalian, kalau hari ini adalah hari pertama kita liburan di Pangandaran tahun ini. Setelah setahun enggak ketemu eyang, akhirnya sekarang kita ketemu dan bisa kumpul lagi sama eyang.

Alhamdulillah wa syukurillah, banyak-banyak syukur harus Ambu Abah ucapkan karena memiliki anak-anak yang sholeh da pintar diajak kerja sama seperti kalian. 

Kenapa??

Karena kemaren, selama perjalanan dari rumah ke Bandung, dan dari Bandung ke Pangandaran enggak ada drama yang heboh dan bikin kepala pusing. Hehehe. Kalian anteng luar biasa. Sangat bahagia menikmati perjalanan yang jauhnya luar biasa ini. Diajak makan dimobil juga nurut, ngemil juga mau, minum madu pun oke, Alhmdulillah banget deh pokonya!

Hari ini,  hari pertama di Pangandaran. Seperti biasa, hari pertama kalau di rumah Eyang adalah nguras kolam ikan. 😄😄

Muadz udah turun duluan ke kolam, entah bagaimana, Muadz pun minta naik duluan. Keliatan antara kedinginan sama ketakutan ngeliat ikannya banyak banget. 😄😄. Kalau Mursyid dan Muflih, duh, jangan di tanya deh! Heboh bin betah banget nemenin eyang di dalame kolam. Sambil mencoba ngambil ikannya dengan tangan sendiri.

Setelah bershinin kolam ikan, kalian mandi. Setelah mandi malah main perang pasir di depan rumah eyang. 😆😔

Sebenarnya hal ini sudah ketebak jauh hari sebelum kita pergi ke sini. Melihat kebiasaan amin kalian di ponpes. Selalu mengeksplore apapun yang kalian mau tahu. Berani mencoba, itulah kalian bertiga. Maka, tadi pagi melihat kalian main seperti itu, ya enggak heran juga.

Siangnya, kita jalan kaki ke belakang, ke arah stasiun, demi beli mie ayam kampung yang lagi ambu mau banget. Hehehe. Dan hebatnya kalian ikut jalan kaki pulang pergi, dan kalian ikutan makan mie ayamnya sampai habis.

  Sore tadi, Mursyid dan Muflih ikut Abah dan Eyang ke balong, buat mancing. Tapi, sayanganya gak dapet ikannya. Hehehe. Muadz, di rumah sama Ambu, main sampe ketawanya Muadz heboh banget. 😄😄😂

Saat Maghrib tiba, kita solat bareng-bareng. Setelah solat Mursyid baca iqro, lalu AMu baca Iqro, dan setelah itu Ambu suapin kalian makan pakai ayam tepung asam manis masakan Abah. Setelah itu kalian makan ayam bakar buatan Eyang Uti. 😄. Kalau kata Muadz "Nenek, ayam enak." Bukan manggil Eyang Muadz mah. Haha. Dan Setelah itu, kalian masuk kamar, dan tiduuurrr

Alhamdulillah banget Ya Allah..

Benar-benar Ambu Abah banyak bersyukur melihat kalian sesholeh ini. 

Terimakasih ya sayang. tetaplah menjadi anak-anak Ambu Abah yang sholeh ya, Nak..😘😘



 


Kamis, 17 Desember 2020

Raport Pertama

 Bismilahirrahmannirrahiim

 

Assalammualaikum Nak.

Tahun ini adalah tahun pertama kamu sekolah, dan hari ini adalah hari pertama Ambu Abah menerima laporan hasil belajar kamu selama satu semester ini. Alhamdulillah, bu guru tadi memberitahu kepada Ambu bahwa hasil belajar kamu selama ini baik. Kamu bisa mengikuti semuanya. Sikap kamu baik, hafalan surat-surat pendek dan do`a-do`a pun baik, mengerjakan setiap tugas baik, membaca juga Alhamdulillah baik. Hanya satu yang masih kurang dari kamu sejauh ini. Yaitu kemampuan menulis kamu.

It`s oke ya Nak. Karena hakikatnya tidak ada manusia yang sempurna. Ya kan?

Alhamdulillah, Ambu dan Abah sanghat bersyukur dan bangga sekali dengan kamu, Nak.

Semoga ini bukan yang pertama dan terakhir. Tetapi hasil ini semua adalah awal pemicu semangat kamu untuk lebih giat lagi belajarnya.

Bismillah ya sayang.

Setiap kamu menemukan kesulitan dalam perjalanan belajar kamu, yakinlah bahwa Allah ada bersama kamu untuk selalu memudahkan proses belajar kamu.

Sekali lagi, selamat untuk pencapaiannya yang sangat memuaskan!

We are proud of you. 😘 







Minggu, 06 Desember 2020

Sepeda Baru

 Bismillahirrahmannirrahim…

Hai anak-anak Ambu Abah.

Siapa ya yang dari kemaren ngerengek minta beliin sepeda??

Mursyiiiiiiddd dan Mufliiih!

Sejak melihat Abang dan Tsaqifa punya sepeda, Ambu Abah tahu betul kalau kalian juga kepengen banget punya sepeda. Beberapa kali kalian meminta, tapi Ambu Abah tidak mau langsung menuruti apa yang kalian minta. Kenapa?? Karena Ambu Abah ingin kalian belajar sabar, dan belajar berjuang lebih dulu. Ambu Abah ingin kalian tahu dan mengerti bahwa apa-apa yang kita minta tidak bisa langsung begitu saja kita dapatkan. Walhasil, selama ini kamu belajar gowes sepeda pinjam pake sepeda tsaqifa. Sampai akhirnya kemaren kalian merengek ingin punya sendiri.

Karena kalian punya tabungan, Ambu Abah menawarkan untuk beli sepeda pakai uang tabungan kalian masing-masing. Alhamdulillah kalian setuju. Saat AMbu buka celengan kalian masing-masing, dan Ambu hitung, jumlah nya lumayan fantastis banget! Masing-masing dari celengan kalian berisi 2.750.000

Alhamdulillah banget!

Akhirnya, kemarin, pulang mancing, kita beli sepeda di cibinong. Sepeda Aa Mursyid harganya 800.000 dan sepeda Muflih harganya 650.000, masing-masing kalian bayar pakai uang dari celengan kalian masing-masing.

Ini adalah benda pertama yang kalian beli pakai uang sendiri. Alhamdulillah ya, Nak.

Semoga suatu saat nanti, saat kalian ingin sesuatu kalian bisa mendapatkan kembali dengan hasil usaha kalian sendiri.

Amiiiiin..

 





 

Sabtu, 05 Desember 2020

Family Time dengan Mancing

Bismillahhirrahmannirrahim

 

Hai, anak-anak Ambu Abah yang sholeh, bagaimana kabarmu saat baca ini, Nak?

Ambu Abah berharap kalian dalam keadaan sehat, dan selalu bahagia.

 

Malam ini, Ambu Abah mau cerita sama kamu.

Hari ini, kita menghabiskan waktu dengan sangat bahagia. Karena hari ini, kita semua pergi ke kolam pemancingan yang biasa Abah mancing. Beberapa kali pun Abah pernah mengajak Muflih dan Mursyid ke sana. Dan kali ini, hari ini, Ambu serta Muadz ikut bersama.

Seru!! Rame! dan Happy banget!!

Ambu bahagia banget bisa melihat kalian sebahagia tadi. Walau ikan yang kita dapatkan tidak terlalu banyak, tapi hari ini, family time kita memberikan banyak pelajaran kepada kalian.

Dengan kegiatan mancing tadi, kita belajar bagaimana harus bersabar. 

Beberapa kali Mursyid, Muflih sedikit mengeluh "Mana sih ikannya?? Ko gak dapet-dapet?" tapi di situlah Mursyid dan Muflih belajar untuk lebih bersabar menunggu, dan belajar bahwa segala sesuatu butuh perjuangan dan usaha kerja keras agar apa yang diinginkan menjadi tercapai.

Kita juga belajar ikhlas. 

Saat si ikan sudah nyangkut di kail, siap untuk kita ambil, tetapi belum sampai di tangan, si ikan sudah terlepas sendiri dari si kail nya, dan ikan tersebut pun pergi lagi ke tengah kolam. Di situlah Mursyid Muflih belajar bagaimana ikhlas melepaskan apa yang belum menjadi rejeki kita. Padahal Mursyid dan Muflih sudah berusaha untuk menggulung benang pancingannya agar si ikan bisa di bawa. Tapi ternyata sama Allah belum diijinkan. Maka Mursyid Muflih belajar ikhlas. Walau Ambu Abah tahu kalian sedih dan kecewa ketika si ikan lepas lagi. Tiga kali gagal seperti itu cukuplah jadi pembelajaran berharga buat kalian. Setelah sedih dan kecewa, hebatnya kalian tidak berhenti mencoba lagi.

Kita juga belajar BERSYUKUR

Nak, Dalam hidup ini tidak semua apa yang kita inginkan terwujud dan tercapai. Salah satu cara untuk kita tetap bahagia di saat apa yang kita inginkan, kita impikan belum tercapai adalah dengan cara Bersyukur! Hari ini, dengan kegiatan mancing ini kalian belajar, bagaimana kalian harus bersyukur dengan banyak atau sedikit, besar atau kecil ikan yang kita dapatkan.

Semoga kegiatan hari ini bisa kalian kenang dan kalian ingat dan kalian ambil hikmahnya sampai kapanpun.

 Ambu Abah sayang kalian, Nak.

Tumbuhlah selalu menjadi anak-anak yang sholeh, yang taat kepada Allah, rajin dalam ibadahnya, dan semoga kelak Mursyid, Muflih, dan Muadz menjadi orang yang bermanfaat untuk orang banyak.

 

Salam peluk cium penuh cinta dari Ambu Abah 💓😘😘 


Klik di Sini Untuk lihat video mancing kita hari ini

 













 

Selasa, 01 Desember 2020

Semakin Besar Semakin Sayang

 Assalammualaikum anak sulungnya Ambu Abah yang sholeh.

Akhir-akhir ini, banyak sekali hal yang kami syukuri dari perubahan sikap Mursyid dari hari ke hari, dari minggu ke minggu. Semakin hari, semakin ke sini, Mursyid terlihat semakin sayang sama adek-adeknya. Mursyid sudah bisa banyak membantu Ambu Abah. Hal yang paling sering Mursyid lakukan untuk membantu Ambu Abah akhir-akhir ini adalah dengan selalu mengajak main bareng Muflih dan Muadz. Kalau Ambu atau Abah lagi repot, Mursyid selalu bisa mengalihkan perhatian Muflih dan Muadz untuk ikut bermain sama Mursyid, sehingga Ambu atau Abah bisa menyelesaikan tugas kami dengan tenang, dan juga cepat.

Mursyid, semakin hari semakin sayang sama Muflih dan Muadz. Semakin nurut kalau AMbu atau Abah beri arahan. Semakin tahu mana yang baik dan tidak. Enggak jarang, Ambu dan Abah mendengar Mursyid memberi tau kepada Muflih bahwa apa yang Muflih lakukan kurang baik. Beberapa kali AMbu dengar Mursyid berkata "Jangan begitu Muflih! Itu gak sopan. Itu bukan sikap yang baik! Nanti Allah dan Rasulullah enggak suka loh!" 

Maa Sya Allah, Tabarakallah, Nak. Melihat dan mendengar kamu seperti itu rasanya bahagia banget hati kami.

Kemarin, Mursyid pun membantu Abah Ambu untuk mandiin Muflih dan Muadz. Bahkan, selesai mereka mandi, Mursyid yang ngehandukin mereka. Saat Ambu memakaikan baju Muadz, Mursyid bantu Ambu memakaikan baju Muflih.Maa Sya Allah, Alhamdulillah, betapa bersyukurnya Ambu Abah dititipkan anak sebaik kamu oleh Allah, Nak.

Mursyid juga sering ajak adek-adek solat ke masjid. Alhamdulillah, hampir lima waktu solat Mursyid ikutan solat di Masjid. Hanya subuh dan Isya yang sering kali bolong. Hehehe. Tapi gak apa, sekarang masih Ambu maklumi. tapi nanti kalau sudah tujuh tahun, harus rutin lima waktu ya, Nak.  

Akhir-akhir ini Mursyid juga mulai hafal sedikit-sedikit dzikir almasurat. Beberapa kali AMbu Abah dengar Mursyid lagi main, lagi jalan turun tangga, sambil melafalkan dzikir tersebut, atau sambil membaca potongan ayat-ayat yang sudah Mursyid hafal.

Ya Allah, Nak. Kami bersyukur memiliki kamu.

Ambu Abah selalu mendoakan Mursyid menjadi anak yang sholeh, kakak yang baik untuk menjadi panutan kedua adiknya, menjadi lelaki bertanggung jawab, dan Ambu Abah juga selalu berdoa agar Allah senantiasa memberikan Mursyid kemudahan dalam belajar, menghafal do`a-do`a dan juga menghafal ayat-ayat Allah. 


Tetaplah menjadi Mursyid yang baik, yang beradab baik dimanapun dan sampai kapanpun ya, Nak.


Ambu Abah selalu sayang Mursyid.

Salam peluk dan cium selalu untuk Mursyid.





Kamis, 26 November 2020

Ke Kuntum Farm Field

 Bismillahirrahmannirrahiim…

Hai Nak. Ambu Abah tau hari ini adalah hari yang paling ditunggu sama kalian sebenarnya. Karena hari ini seharusnya kita ke Bandung. Kita bisa ketemu sama eyang, tante dan  juga om. Dan momen ke Bandung ini adalah hal yang paling kalian tunggu sejak bulan kemarin. Tapi ternyata, agenda ke Bandung harus dibatalkan. Karena ada satu dan lain hal.

Kecewa dan sedih. Itulah yang kalian rasakan. Walhasil, sebagai penebus rasa kecewa dan sedih kalian, Ambu Abah mengajak kalian untuk jalan-jalan. Aa Mursyid memilih Kuntum Farm Field sebagai tujuan kita hari ini,

Alhamdulillah, kalian happy banget!! Karena memang sudah lama banget kita gak ke sini, dan akhirnya kita bisa ke sini lagi. Kalian berani memberi makan binatang-binatang yang ada di sana. Memberi makan kelinci, ikan, kambing, sapi, dan juga ayam. Tapi Muadz takut sama kambing-kambing dan sapi. Hahaha.

Hari ini Alhamdulillah seru, menyenangkan, dan juga melelahkan sekali. Walau aa Mursyid sebenarnya masih belum puas, karena maunya sampai sore di Kuntum, tapi Ambu Abah udah capek dan laper. Walhasil sebelum sore kita sudah pulang. Dan sebelum pulang kita mampir dullu ke GoGrillAh. Makan disana sampai kenyaaaaang!! Alhamdulillah.

 

 Lihat Video jalan-jalan kita hari ini di sini yaa.. 

Kalau mau Lihat album poto jalan-jalan kita hari ini di sini ya..  

















Selasa, 06 Oktober 2020

6 Oktober 2020



 Bismillahirrahmannirrahiim

 

Anak sulung Ambu Abah yang sholih. Bagaimana kabarmu saat baca ini, Nak?

 Saat Ambu menulis ini, kamu lagi di masjid. Melihat kakak santri ikhwan yang mau main futsal. Alhamdulillah, semakin hari kamu semakin sholih. Beberapa hari ini pun kamu lebih sneang berada di bawah. Mulai dari pagi, sampai isya kamu minta di bawah. Jam lima sore kita baru naik ke atas itupun untuk mandi sore dan siap-siap solat maghrib.

Alhamdulillah, hal yang sangat Ambu Abah syukuri sekarang ini adalah melihat kamu yang sudah terbiasa solat di masjid. Walaupun abah enggak ada di masjid, tapi kamu tetap solat di masjid. Sering juga kamu solat dhuha bareng kakak santri. Selesai solat magrib, kamu baca iqro dan latihan baca buku. Alhamdulillah, Allah selalu memudahkan kamu, Nak. Dan sikap kamu yang seperti ini yang sangat membantu Ambu dan Abah. Karena kamu bisa menjadi contoh yang baik untuk adik-adik kamu. Muflih dan Muadz akhirnya mengikuti kamu yang rajin ke masjid, rajin baca iqro, rajin solat, bahkan, kalau kamu lagi muroja`ah hafalah An-Naba kamu yang baru 10 ayat tersebut, Muflih dan Muadz mengikuti kamu. Maa Sya Allah, Tabarakallah, ini sungguh keberkahan dari Allah yang diberikan untuk kita.

 Bahkan, subuh tadi, sangat di luar dugaan Ambu. Kamu yang lagi tidur begitu pules,  Ambu coba bangunkan lima menit sebelum adzan subuh. Pelan-pelan Ambu bangunin kamu, saat Ambu ajak,

"Aa, solat subuh yuk, Nak!"

kamu menjawab dengan anggukan kepala. Beberapa kali Ambu bangunin kamu, akhirnya kamu bangun setelah adzan selesai. Ambu tanya, "mau solat di sini sama Ambu atau di masjid sama abah?" kamu jawab "Solat di masjid sama Abah."


Maa Sya Allah Tabarakallah. Ambu takjub banget melihat semangat kamu untuk ke masjid, nak.

Walau Ambu tau kamu sebenarnya masih ngantuk banget! Tapi kamu tetap mau ke masjid sama Abah. Padahal kemarin kamu enggak tidur siang, main seharian, dan tidur ba`da isya. Tapi Maa Sya Allah, saat dibangunkan solat subuh kamu mau bangun.


Semoga hal ini terus berlangsung sampai kamu besar nanti ya, Nak. 

Kelak kamu harus jadi pejuang subuh! Bangun sebelum subuh. Saat subuh sudah ada di masjid. Ba`da subuh habiskan waktu untuk baca quran, menghafal dan murojaah Quran. Dan saat Dhuha menjelang langsung tunaikan solat dhuhanya.

Ingatlah Nak. Kamu adalah investasi paling berharga untuk Ambu Abah di dunia dan di akhirat. Jadilah anak yang sholeh, agar kelak Allah meridhoi kita untuk bertemu dan berkumpul kembali di Syurga-Nya.


Uhibbuka Mursyid, 😘😊💖💖







Jumat, 25 September 2020

Belajar Daring (lagi)

 Sejak tanggal 14 September kemarin, sekolah Aa mengeluarkan kebijakan untuk pembelajaran daring lagi. Karena corona yang belum juga menunjukkan tanda-tanda penurunan. Demi keamanan, dan keselamatan bersama, akhirnya pembelajaran dilaksanakan daring lagi. 

Ambu yang sudah mulai terbiasa (harus membiasakan diri) dengan keadaan ini, jadi tidak terlalu kaget dan bingung harus bagaimana. Alhamdulillah juga, Aa semakin hari semakin sholih diajak kerja samanya. Tidak terlalu sulit bagi Ambu untuk mengajak aa belajar, dan mengerjakan tugas-tugas. Alhamdulillah. Bahkan, hari ini, Aa semangat banget mengerjakan tugasnya. Hari ini aa membuat gambar pak tani dari bentuk geometri; lingkaran, persegi empat, persegi panjang, dan segitiga. Gambar tersebut dibuat dari guntingan origami. Ambu tadi bantu bikin polanya di kertas origami, dan aa yang gunting serta menempelkannya. Tadi juga aa mau menghafal surat An-Naba 1-10 dan juga surat Al-Falaq. 

Alhamdulillah, hari ini, tugas-tugas aa selesai dengan cepat dan baik, dan hal yang paling Ambu syukuri banget adalah kamu selalu semangat kalau diajak menghapal Quran. Apa yang sudah kamu hapal, sering banget kamu ulang-ulang saat kamu lagi main, lagi jalan, lagi mau makan, atau bahkan lagi main lari-larianpun, kamu sering merapalkan hapalan kamu. Ya Allah, Maa Sya Allah, Nak. Kamu tau?? melihat kamu seperti itu besar banget harapan Ambu kelak kamu menjadi penghapal Quran, yang tentunya berakhlak baik. Akhir-akhir ini kamu juga rutin banget solat dhuhanya. Hebatnya, kamu solat dhuha tanpa didampingi AMbu lagi, melainkan bareng dengan kakak santri ikhwan. Tiap waktu solat kamu pasti sudah bersiap di masjid, dan ikutan kk santri solat At-tahiyat masjid. Ya Allah, Alhamdulillah banget kita tinggal di lingkungan pesantren seperti ini. Sehingga kamu mulai terbiasa dengan masjid.

Oh ya, ba`da isya tadi kamu sudah menyelesaikan baca buku kuningnya lho..! Artinya, kamu bisa lanjut baca ke buku biru. 😊😊 Yey!! terus semangat belajar dan menghapalnya ya sayang. 😊😘

Oh ya, akhir-akhir ini kamu lagi seneng banget ngikutin stylenya buya. Bikin ambu jadi kangen Buya sekaligus langsung terobati dengan melihat kamu doang. Hehehe. Kalau Ambu bilang, beberapa hari ini kamu tuh bisa dibilang Buya Wanna Be. 😄

 

Mau jadi apapun kamu nantinya, yang pasti pesan Ambu selalu sama, jadilah anak yang sholeh, rajin solat dan baca qurannya dimanapun kamu berada. Biar nanti, saat ruang dan waktu memisahkan kita, amalan-amalan baik yang kamu lakuin bisa mempertemukan kita kembali di surga-Nya Allah. 😊😍😘

 

style buya. :)

pake sorban buya

Membuat topi Pak tani

Alhamdulillah topinya jadi.

membuat gambar pak tani

menempel

sudah mau jadi gambar pak taninya
Alhamdulillah jadi


 

 membaca buku kuning ba`da isya

Kamis, 13 Agustus 2020

Sekolah home visit

 بسم الله الرحمن الحيم


Halo anak sulung ny Ambu yang manis nan sholeh, gimana perasaan kamu hari ini sayang?


Rasanya, ambu ingin banget kamu cepat bisa baca dan paham apa yng kamu baca, agar kamu bisa baca kumpulan cerita dari Ambu untuk kamu ini. 😊😊😄

Kemarin, setelah beberapa kali kamu belajar daring, akhirnya sekolah dan guru² kamu memberikan kebijakan lain, yaitu mengadakan belajar home visit. Artinya belajar di rumah salah satu teman kamu.

Minggu kemarin 3 hari kamu belajar di rumah Zafina, dan 2 harinya kamu belajar di rumah. Begitu pun minggu ini, senin, selasa, rabu minggu ini kamu belajar di rumah bu Tuti. Kamis dan Jumat kamu belajar di rumah lagi sama Ambu. 😊🥰

Dengan sekolah home visit ini kamu terlihat lebih happy dan bersemangat banget. Kamu ketemu teman-teman. Setiap pulang sekolah selalu banyak cerita dari kamu yang bikin Ambu dan Abah bahagia banget mendengarnya.

Kemarin kamu pun cerita dengan serunya kalau kamu sempat ditegur bu guru gara-gara kamu ngobrol sama Ghaliy. Kamu praktekin ucapan bu guru ke kamu. Dan Ambu spontan ketawa mendengar cerita kamu itu. Kebayang sama Ambu bagaimana Bu Tuti dan Bu Dina gemesh banget sama kamu karena ngobrol terus sama temen saat lagi belajar. 😄😄

Kemarin pun kamu cerita ke Ambu, 

🧒🏻"Ambu, tadi aku juga belajar bahasa Arab lho!"

🧕🏻: Oh ya?? Belajar apa bahasa arabnya?

🧒🏻 : Hhmm.. apa ya? (Jaeab kamu smabil mencoba ingat²)

🧕🏻: Apa A? Penasaran nih Ambu.

🧒🏻: Oh iya, tadi aku belajar bahasa arabnya gini Bu "أكرم أُستاذك"

🧕🏻: Itu artinya apa a?

🧒🏻: Akrim ustaadzaka artinya hormatilah gurumu. Gitu bu.. keren kan aku? Udah tau bahasa arab?

🧕🏻: 😄😄😄


Ya begitulah sepenggal cerita kamu tentang kegiatan di sekolah, yang selalu membuat ambu tertawa bahagia dan juga bangga sama kamu.

Kalau sudah begini Ambu semakin merasa bahwa waktu sangat cepat berlalu. Karena kamu sudah sebesar ini sekarang. Sudah berani berinterakai dengan orang banyak. Bahkan sama anak santri ikhwan kamu seperti adik kakak, seperti teman kalau sedang bermain. Hebatnya lagi, kamu pun mau mengikuti kegiatan kk santri seperti sholat dhuha dan solat berjamaah.

Semoga Allah selalu meneguhkan hati kamu dalam keimanan islam ya sayang. Semoga sampai kapanpun kamu rajin sholat dhuha, solat berjamaah ke masjid, dan membaca quran ny.


Ambu Abah sayaang banget sama kamu, Nak. 😊🥰😘😘🤗




Jumat, 31 Juli 2020

Happy Ied Adha Mubarak

Happy Ied Adha Mubarak

 31 Juli 2020

Hari ini hari raya Ied Adha yang selalu ditunggu-tunggu oleh kalian. Mulai dari malam tadi, malam takbiran, kalian begitu bahagiaaa sekali menyambutnya. Sampai-sampai jam tidur kalian mulur sejam. Kecuali buat Aa Muflih, jam tidur tetap seperti biasanya. Hahaha. Efek terlalu capek main seharian kayanya. Kalau Aa Mursyid, duh jangan ditanya deh! Aa Mursyid ini orang paling semangat menuggu kambing-kambing dan si Sapi datang. Tapi sayangnya, sampe jam 9 malam, menjelang Mursyid tidur, si sapi belum juga datang. Sangking penasarannya Aa Mursyid sampe Tanya ke Ambu sebelum tidur, “Mbu, kenapa sapinya enggak dateng-dateng sih?”

 

Duh, Nak. Ambu sama sekali enggak tau ada Kendala apa di jalan sampe si sapi ini belum juga dateng. Padahal dari siang katanya udah di jalan.

 

Kalau Muadz, jam 8 juga udah tidur. Setelah ikutan takbiran bareng kakak santri, lihat-lihat kambing yang udah dateng, mencoba ngedeketin domba-domba yang ada, akhirnya nguring karena udah capek dan ngantuk. Walhasil, jam 8 udah bobo ganteng di kamar.

 

Pagi tadi, saat subuh menjelang, Aa Mursyi adalah orang pertama yang bangun di antara kalian. Gak lama kemudian Aa Muflih, dan kalian langsung minta mandi, pake gamis, udah bersiap untuk solat ied. Ambu Abah tau banget apa yang buat kalian begitu semangat. Apalagi kalau bukan para domba dan sapi yang udah dateng dan siap menunggu untuk disembelih. Hehehe.

Setelah Aa Mursyid dan Muflih rapih, Ambu langsung cepat-cepat mandi dan siap-siap. Dan gak lama kemudian Muadz pun bangun, tapi waktu mau Ambu ajak mandi Muadz malah enggak mau. Hahahaha. Yasudah, akhirnya Muadz dimandiin sama kaka Jana di bawah. Haduuh Muadz, Muadz. Ambu bingung sama kamu Nak, kemarin juga kamu gak mandi dari pagi. Biasanya paling seneng diajak mandi, ini malah gak mau mulu. Bingung Ambu.

Nah, tadi, setelah solat ied kita mengadakan pemotongan hewan qurban. Hewan pertama yang dipotong itu sapi. Saat pemotongan sapi itu Ambu gak lihat kalian dimana, dan ambu juga gak ikut melihat proses pemotongan sapi nya. Karena ambu harus mimiin Khalid. Karena bunda lagi di RS jagain adib yang lagi di rawat. Walau ambu gak lihat kalian,  tapi Ambu tau kalian ada di bawah. Lagi lihat proses pemotongan sapi. Aa Mursyid sangat antusian, enggak ada takutnya. Kalau Muflih, katanya sempat takut. Hehehe. Kalau Muadz, ya begitu deh, takut-takut penasaran. Hahaha.

 

Setelah itu Ambu Abah sibuk ngurusin daging, motong-motong, nimbang, masukin ke plastik. Ambu Abah bersyukur banget, di saat kita lagi repot banget kaya tadi kalian begitu anteng, bisa diajak kerja sama dengan baik. Kita sibuk dengan daging-daging, kalian sibuk dengan dunia bermain kalian sendiri. Tapi Aa Mursyid sempat ikutan Ambu nimbang dan masukin daging ke plastik. Walaupun enggak lama, tapi Ambu senang banget. Kalau Muflih masih agak takut lihat tulang-tulang sapi, dan kepala sapi yang udah dipotong. Enggak apa-apa, semoga tahun depan Muflih udah lebih berani. Amiiiin.

 

Sore tadi, saat kita lagi bersihin terpal yang dipake buat cacah daging, kalian malah ikutan main air di sana. Padahal itu bau daging banget. Tapi kalian mah Happy aja.. hahahaha.  

 

Ah, pokonya hari ini seru banget. Walau capek tapi melihat kalian begitu anteng, baik, ikutan senang, AMbu jadi makin bahagia hari ini.

Terimakasih untuk hari ini sayang-sayangnya Ambu Abah. Love you so much boys!😘😘😘