Selasa, 28 Desember 2021

Menginap di Swiss Bell In Hotel Tangerang

  Bismillahirrahmannirrahiim...

Hai anak-anak Ambu dan Abah yang sholih.. Bagaimana kabar kalian saat baca tulisan ini?
Ambu Abah berharap kalian sedang dalam keadaan bahagia, dan sehat..


Seperti bahagianya kalian malam ini, saat kami menuliskan ini untuk kalian.

Semenjak pandemi, kita jarang sekali liburan, pergi kemana-mana, bahkan untuk menginap di hotel. 

Tapi Alhamdulillah, Maha Baiknya Allah yang memberikan rejeki kelulusan PPG bagi Ambu, sehingga besok Ambu harus menghadiri acara Pengukuhan sebagai tanda resminya lulus dari PPG. Dan acara Ambu besok di Swiss Bell In Hotel Tangerang. Karena besok acaranya pagi-pagi, maka akhirnya kita memilih untuk menginap di hotel ini.

Alhamdulillah, waa syukurillah, kami bahagia sekali bisa melihat kalian pun sebahagia ini. Walau menginapnya hanya sampai besok, tapi kami harap hal ini bisa menjadikan hal yang paling berkesan dan membahagiakan buat kalian.

Do`akan Ambu Abah selalu panjang rejekinya ya nak.. Agar kami selalu bisa membahagiakan kalia. Kami sayang sekali dengan kalian.😘😘😘😘


PHOTO OF THE NIGHT;













Rabu, 17 November 2021

KETEMU EYANG DI BANDARA

 Hari ini, jadwal kepulangan Eyang Uti dan Eyang kung dari Padang. Eyang minta kita ketemuan di Bandara. Karena Eyang ada sesuatu yang mau diberikan untuk kita, sekaligus mau ketemu kalian cucu-cucunya.

Walau sebentar, tapi Ambu Abah yakin ini hal yang paling berkesan banget buat kalian.
Apalagi tadi, saat datang dan mau pulang, kalian melihat pesawat dari jarak yang begitu dekat. Sebelum pulang diajak makan bersama dengan Eyang. Walau sebentar pertemuan kali ini, pasti meninggalkan kesan yang begitu indah buat kalian.
Semoga Allah memberikan kita umur panjang, dan murah rejeki sehingga nanti kita bisa ketemu Eyang lagi di pangandaran dengan waktu yang ckup lama.. -Amiiiin-






Jumat, 05 November 2021

Anter Jemput Naik Sepeda

 Bismillahirrahmannirrahiiiim..


Hai, anak Ambu Abah yang baik..

Bagaimana kabar kamu saat baca tulisan ini?
semoga selalu sehat dan bahagia ya, Nak..

Tulisan hari ini adalah untuk mengabadikan momen berharga dan mungkin akan menjadi hal yang sangat berkesan bagi kamu. Apa itu??

Sejak sabtu lalu, tanggal 30 Oktober 2021, Ambu jemput kamu di sekolah naik sepeda. Karena Abah lagi kurang sehat, dan Ambu tidak mau merepotkan orang lain, akhirnya ambu memilih untuk bersepeda. Pulang dari sekolah, kita mampir ke tukang cukur. Itu nunggunya lamaaaaaa bangeeet!! But, you are still happy. 

Ambu mengira, kamu akan keberatan dijemput pake sepeda, eh ternyata, kamu sebahagia itu. Bahkan, hari senin sampai hari ini pun, kamu Ambu anter jemput pake sepeda. Rasanya kaki ambu sudah gak kuat, pegeeeel banget!! Karena Abah belum benar-benar sembuh, dan lagi-lagi Ambu tidak ingin merepotkan orang lain, ditambah kamu pun meminta untuk dianter jemput oleh Ambu walau pake sepeda, akhirnya sampai hari ini kamu diantar jemput oleh Ambu dengan naik sepeda. Hebatnya kamu, tidak malu atau minder dengan teman-teman yang lain, yang dianter jemput pake motor. Dan Ambu sangat bersyukur sekali dengan melihat kamu yang seperti ini, Nak. Tidak memilih dan menilai pertemanan dari materi apa yang orang lain miliki. Kelak kamu berkawan dimanapun, tetaplah seperti ini, berteman, berkawan dengan siapapun tanpa melihat materi, tetap bersikap baik, tetap humble dimanapun dan dengan siapapun.

Jujur, ambu capeee banget!! Tapi Ambu bahagia! Sangat bahagia melihat kamu sebahagia dan sebangga itu dianter jemput oleh Ambu. Apapun alasanmu memilih dianter jemput pake sepeda, Ambu tetap bersyukur dan sangaaaat bersyukur. Walau tidak bisa dipungkiri ambu cape sekali, tapi rasa syukur, bahagia, dan bangga ambu kepada kamu melebihi rasa lelah yang ambu rasakan.

Rabu, 27 Oktober 2021

Pulang Sekolah for the First Time

 Hai Anak sulungku yang sholeh..

Terimakasih untuk pagi ini sayang, sudah berani dan sehebat itu untuk pulang sekolah sendiri dengan jalan kaki. Jarak dari MI ke pesantren itu walau terlihat dekat, tapi Ambu Abah tahu untuk anak seumuran kamu yang baru enam tahun, baru kelas 1 MI, jarak segitu lumayan jauh. Tapi kamu pagi ini berani untuk pulang sendiri. Walau pada akhirnya saat sampai rumah kamu langsung nangis dipelukan Ambu.

Ambu Abah pagi ini ada rapat lagi, melanjutkan rapat kemarin. Tadi pagi Ambu udah bilang ke umi, kalau hari ini ambu ada rapat lagi, Ambu kira ummi engeuh, ternyata enggak. Maafin Ambu yang lalai untuk jemput kamu ya, Nak..

Alhamdulillah, tadi ada temen abah yang berbaik hati mau anter kamu pulang sampe pos. Walau begitu, kamu tetaplah hebat karena sudah berani berjalan sejauh itu. Semoga setiap langkah yang kamu ayunkan akan semakin menguatkan kaki kamu untuk terus tumbuh besar dan terus melangkah menjadi lelaki yang kuat, tangguh, dan hebat. 

Sekali lagi, Maaf, dan Terimakasih untuk perjuangan kamu hari ini, Ambu Abah bangga dan bahagia sekali dengan kamu hari ini. 😊😊😘






Sabtu, 09 Oktober 2021

Rapot Bayangan di Kelas 1 Semester Satu

 Alhamdulillah, hari ini, Abah Ambu bisa datang ke sekolah Aa Mursyid untuk pengambilan rapot bayangan pertama. Bagaimana hasilnya??

Ambu dan Abah selalu berucap syukur berapapun hasil yang Aa dapatkan. Karena bagi kami, nilai berupa angka itu tidak sebanding dengan nilai sikap dan adab yang Aa miliki dimanapun hingga kapanpun. 

dan Hari ini, nilai rata-rata Aa, 71. dan Bu Guru bilanga, secara sikap, adab, Aa Alhamdulillah baik.

itu yang membuat ambu dan abah bersyukur banget...

Jaga selalu adab  baik mu ya, Nak. DImanapun Hingga kapanpun. Karena orang pinter banyak, tapi orang pinter dan dia beradab itu sedikit. dan Kamu harus menjadi bagian yang sedikit itu. 

Semoga Allah selalu menjagamu, Nak..

Senin, 20 September 2021

Chat Abah

Alhamdulillah, hari ini, kamu sudah melaksanakan PTS (penilaian Tengah Semester) hari pertama. Saat tadi ambu tanya bagaimana PTS nya? Kamu dengan santai menjawab "Alhamdulillah bisa bu."
Alhamdulillah. Berapapun hasilnya nanti, kita syukuri saja ya, Nak. Karena ini masih proses. masih tahap awal pula. Berapapun hasilnya ambu abah akan tetap bangga dengan kamu.
dan Hari ini, kamu pulang pergi sekolah gak dianter jemput sama Abah. Karena Abah ada urusan rapat keluar. Dan siang tadi, saat kamu mau tidur, abah belom pulang. Abah pulang saat kamu masih tidur. Ketika kamu bangun, gak lama Abah pergi lagi. Karena ada janji ketemu dengan teman-teman Abah. Awalnya kamu santai saja Abah pergi. Lama kelamaan, saat sudah memasuki jamnya tidur, kamu akhirnya nanya juga kapan abah pulang. Ambu bilang "gak tau." setelah itu kamu izin untuk pinjem hp Ambu. 
Ambu tnya buat apa, kamu bilang buat WA Abah, mau tnya kapan pulang.
Dan Ambu takjub campur terharu liat kamu yang ternyata sudah bisa Chat Abah seperti ini. Kamu, sulungnya ambu dan abah yang ternyata sudah semakin besar, semakin pintar, Maa Sya Allah Tabarakallah.
Heran kadang saat dengar orang-orang bilang kalau anak alki-laki itu gak bisa dekat dengan Ayahnya.. Mungkin itu tidak berlaku untuk kamu dan adik-adikmu. Hehehe. Lihat lah chat ini! betapa kamu manja banget sama Abah nak.. 😊😊😘


dan semua chat itu atas inisiatif kamu sendiri,, Maa Sya Allah, anakku... Semoga sampe besar nanti, sampe dewasa nanti, kamu tetap dekat dengan Ambu Abah ya, Nak...

Teruslah tumbuh menjadi anak yang sholeh lagi cerdas dan beakhlak baik wahai anakku..😘😘

Selasa, 14 September 2021

Sekolah PTM (Pertemuan Tatap Muka) hari ke 2

 


Alhamdulillah, pagi walau hujan, tidak menyurutkan semangat Aa untuk pergi ke sekolah. Hari ini, adalah hari ke dua aa belajar di sekolah. Ketemu banyak teman, belajar langsung sama bu Guru. Kalau kata Aa kemarin, lebih menyenangkan belajar di sekolah daripada di rumah. Ya! Pasti!! Karena rasanya pasti berbeda. Karena suasananya pun berbeda. Awalnya, ambu yang nervous banget menghadapi kondisi Aa yang bakal menjalani PTM di tengah pandemik yang belum usai ini. Banyak ke khawatiran yang timbul dalam pikiran dan hati Ambu. Tapi, walau begitu Ambu coba untuk ikuti kata Abah, untuk lebih percaya sama kamu, dan melepas kamu dengan tenang, biar belajarmu jadi mudah. Dan Alhamdulillah, di hari pertama kemarin, tidak ada permasalahan yang berarti. Hanya saja, saat ambu cek LKS kamu, ada jawaban kamu yang masih kurang fokus. Jawaban no 1 kamu isi di no 2. Tapi gak papa, ini bagian dari proses kamu belajar. Semangat terus belajarnya ya sayang..!!

Berikan yang terbaik yang kamu bisa! Apapun hasinya, Ambu dan Abah akan selalu bersyukur dan menghargai kamu. 😘😘









Rabu, 25 Agustus 2021

Bermalam di Rumah Ummi

 


Siang ini, Ambu ada ujian modul 1 untuk kuliah PPG. Alhamdulillah wa syukurillah, Ambu sangat bersyukur memiliki anak seperti Mursyid, Muflih, dan Muadz yang seperti ini sayangnya ke Ambu. Sejak Ambu mulai kuliah di hari senin kemarin, Mursyid, Muflih, Muadz, bisa dengan mudah diajak kerja sama. Mursyid, Muflih dan Muadz, mau diajak ummi ke rumah, main di rumah ummi sampai sore. Bahkan, semalem, Mursyid dan Muflih berani menginap di rumah Ummi tanpa Ambu dan Abah. Hebatnyakalian naak... Ya Allah, Ambu dan Abah sebahagia ini melihat kali bisa semandiri itu, sepengertian ibu menghadapi Ambu yang lagi PPG ini. Terimakasih banyak sayang. Terimakasih banyak. dan Maafkan ambu yang masih banyak khilaf ke kalian semua. Padahal sampai hari ini kalian begitu baik sama Ambu. Bahkan, kemarin sebelum kalian menginap di rumah Ummi kalian mengingatkan Ambu untuk jangan lupa makan. Mursyid sampe bilang, "Ambu jangan lupa makan ya, nanti ambu sakit kerjain tugas terus tapi gak makan." 😊💗 Muflih juga tanya ambu udah makan atau belum. Bahkan, saat hari senin, Mursyid bisa bantu ambu menyiapkan makan siang untuk Muflih dan Muadz. 

Maa Sya Allah tabarakallah, betapa bahagia dan bangganya ambu sama kalian nak. 😘😘😊


Teruslah tumbuh besar menjadi anak-anak yang baik secara sikap, tutur kata, dan tutur tindak ya Nak. Jadilah kalian beradik kaka yang akur, yang saling sayang, saling jaga, satu dengan yang lain hingga kapanpun seperti hari ini. Jadilah kalian anak-anak yang taat kepada Allah, yang selalu dekat dengan Allah.

Ambu Abah sayang sekali dengan kalian... 😘😘




Jumat, 20 Agustus 2021

Pergi Ke Jati Berdua Ummi

Hari ini tiba-tiba aja kamu mau ikut Ummi ke jati. Hanya berdua, tanpa Muflih dan Muadz, juga tanpa Ambu dan Abah. Awalnya Ambu ragu melepas kamu pergi berdua aja sama ummi. Khawatir, sampai sana kamu gak betah dan minta pulang. Tapi ternyata dugaan Ambu salah. Kamu justru berhasil menunjukkan ke Ambu dan Abah bahwa kamu sudah semakin besar dan bisa untuk semakin mandiri. Perlahan tapi pasti kamu menunjukkan hal itu kepada kami, Nak. Selama disana, kamu pun baik, adab kamu baik, sikap kamu baik, tutur kata kamu baik. Ambu Abah bahagia banget!!

Bahkan, satu hal yang membuat ambu dan abah semakin bangga dan bahagia mendengar cerita bagaimana kamu di jati seharian ini adalah, kamu bisa mengingatkan Ummi untuk tidak membuat abang sedih karena melihat kamu pergi berdua ummi ke  jati. Saat Ummi menawarkan untuk nelepon abang, kamu jawab, "Gak usah, Mi. Jangan. Nanti abang kalau tau dia nangis lagi, nanti aku dosa karena udah bikin abang nangis. jadi jangan ditelepon, Mi." Maa sya Allah, Tabarakallah, Anakku, sulungku, betapa bijaknya kamu, Nak.

Ummi juga tadi cerita, saat di sana, saat kamu melihat kong Diding buang sampah sembarangan, kamu mengingatkan untuk membuang sampah pada tempatnya. Ya Allah... bersyukurnya Ambu Abah memiliki kamu, Nak.

Ambu dan Abah memang hampir tidak pernah membangga-banggakan kamu di depan orang banyak, karena kami berprinsip, biarkan orang mengenal kamu dengan sendirinya. Biarkan orang mengenal kamu, menilai kamu berdasarkan apa yang mereka lihat, dengar, dan rasakan saat bersama kamu. Dan hari ini, orang semakin melihat kamu pribadi yang seperti apa. 

Pesan Ambu dan Abah untukmu, Nak akan selalu sama.

Jadilah anak yang baik sikapnya, akhlaknya, tutur katanya, kepada siapapun dan dimanapun! Ingatlah bahwa Ada Allah yang selalu melihat kamu, dan DIA akan semakin mencintai kamu ketika kamu terus berjuang menjadi pribadi yang baik, dan taat kepada-Nya.


Barakallahufiik anak Ambu Abah.. kami sangat menyayangi kamu... 😘😘😘


Oh, ya, btw, tadi Muflih nangis karena kangen sama kamu,, hhahahaha.. Kasian Muflih. Sedih banget gak ada kamu seharian.😂





Selasa, 17 Agustus 2021

Welcome to Elementary School

 

 
Selamat Datang di Tingkat sekolah SD sayangnya Ambu Abah.

Enggak kerasa udah sebulan kamu menjalani hari-hari sebagai anak SD. Dengan kondisi pandemik yang belum berakhir ini, terpaksa kamu harus melakukan pembelajaran daring lagi.

Maafkan Ambu yang sering tidak sabar dalam membimbing kamu dalam belajar ini. Maafkan Ambu yang masih banyak kurang dan tidak sabarnya dalam mendampingi kamu belajar mengerjakan tugas-tugas dari bu guru. Ambu yakin pembelajaran model ini bukanlah pembelajaran yang kamu suka. Tapi kita harus sangat bersabar dan tetap semangat untuk menghadapi kondisi ini. Semoga kondisi ini segera berakhir. 

Bagaimanapun sistem pembelajaran yang kamu hadapi saat ini, tetap bagi Ambu dan Abah yang terpenting adalah kamu menjadi pribadi yang beradab. Ya!! Berapapun nilai yang kamu peroleh, yang terpenting adalah kamu bisa memiliki dan selalu menerapkan adab dan sikap yang baik dimanapun dan sampai kapanpun.

Teruslah tumbuh besar dan semakin baik dalam sikap dan tutur kata kepada Ambu Abah, adik-adik, dan kepada siapapun ya Nak,,,

Dan teruslah bersemangat dalam mempelajari AL-Quran. Karena sebagus apapun nilai sekolahmu, saat kelak kematian menjemput, hanya Quran dan amal baik yang menemanimu, Nak. 😊😊

Sekali lagi, teruslah tumbuh besar menjadi anak yang sholeh ya sayang..

Ambu Abah sayang Mursyid selalu.. 😊😘

Rabu, 30 Juni 2021

Wisuda TK

 Alhamdulillah segala syukur kepada ALlah..

Hari ini, Ambu bisa menghadiri wisuda pertama Aa dalam perjalanan Aa di dunia pendidikan. Senang, bahagia, dan bangga tentunya.

Karena keadaan pandemi ini, walhasil wisudaan Aa cuma bisa didampingi oleh Ambu. Sedangkan Abah dan Adek-adek Aa menunggu di rumah. Semoga keadaan ini tidak membuat Aa bersedih hati. 

Semoga ilmu yang telah Aa dapatkan di bangku TK ini menjadi bermanfaat dan berkah. Dan bisa memudahkan Aa dalam langkah aa menuju gerbang baru. Yaitu, gerbang sekolah tingkat SD.
Jangan takut, Nak. Selagi Allah memberikan Ambu dan Abah umur panjang, kami akan selalu berada di sampingmu. Mendamping dan terus membimbingmu. Bahkan, jika kami tak ada pun, kamu pun tidak boleh takut, dan patah semangat. Karena kamu memiliki Allah yang tidak pernah meninggalkan mu walau sedetik.


Teruslah bersemangat dalam menimba ilmu sayang. Karena ilmu-ilmu yang kamu miliki kelak akan menyelamatkanmu dari kebodohan. 

Sekali algi, Barakallahfik anak Ambu Abah.

Semoga kelak, Ambu Abah mampu mendampingimu di wisuda-wisuda berikutnya, hingga kau berada di jenjang pendidikan tertinggi. Aaamiiin.