Minggu, 22 Maret 2020

22 Maret 2020

بسم الله الرحمن الحيم
Apa kabar, anak sulungnya Ambu dan Abah?

Saat kamu baca ini, kamu lagi dimana? Lagi apa? Gimana keadaan kamu, Nak? Semoga kamu selalu bahagia dan sehat ya sayang.

Hari ini Ambu cuma mau bilang, terimakasih sudah menjadi anak Ambu Abah yang baik. Yang bisa diajak kerja sama yang baik dari tadi pagi. 
Tadi pagi, kamu bantu ambu mencuci sepatu kamu dan muflih. Bersihin kamar mandi. Dan yang terpenting kamu enggak rewel dan nangis saat kamu tanya Abah dimana, Ambu jawab Abah ke pasar anter ummah. Karena biasanya kamu akan nangis dan rewel kalau tau Abah pergi ke pasar dan kamu enggak diajak. Hehehe.

Sudah semakin besar harus semakin pintar untuk diajak kerja sama ya, Nak?😊😊

Ambu juga mau berterimakasih sama kamu karena hari ini kamu lebih banyak akur sama Muflih. 😁😁. Walau masih ada beberapa sikap kamu yang membuat Muflih nangis, tapi ambu yakin seiring waktu sikap-sikap iseng itu akan hilang. Dan sesungguhnya di dalam hati kamu paling dalam, Ambu tau kalau kamu sayang banget sama Muflih. 😊

Kamu, anak sulung Ambu Abah yang baik, yang sholeh. Sampai kapan pun harus sayang dan selalu akur sama adik-adik kamu ya, Nak. Kamu dan mereka harus bisa saling menjaga.

Ambu abah sayang banget sama kamu, Nak.
Sehat dan bahagia selalu sayang.
Dan ingat!! Jangan pernah tinggalkan sholat 5 waktu! Love you, Nak. 😘😘


Jumat, 21 Februari 2020

Iqro 3 Done!!

Alhamdulillah. Allahumma Baarik fiik.

Malam ini Ambu dan Abah bahagia luar biasa. Karena akhirnya, setengah perjalanan belajar Iqro, sudah kamu selesaikan. Kamu sudah menyelesaikan jilid ke 3. Artinya besok, kamu sudah bisa baca ke jilid 4, Alhamdulillah.

Semua ini karena pertolongan Allah, dan juga kemauan kamu yang begjtu besar. 
Terimakasih, Nak. Sudah membuat Ambu dan Abah sebahagia ini. Ambu gak kebayang, bagaimana rasa bahagia kami saat bisa mendengar kamu melantunkan ayat-ayat Allah dengan begitu fasih, hingga akhirnya nanti kamu mampu menghafalnya dengan mutqin. 
Terus semangat sayang. Ambu dan Abah yakin, Allah akan selalu memudahkan kamu. Lihat Nak! Baru lima tahun usia mu, tapu kamu sudah bisa berjuang membaca huruf demi huruf dalam kitab Iqro sampai sejauh ini.
Yakinlah sayang, apapun yang dirasa sulit, tak mungkin, selagi kita punya Allag, kita dekat dengan Allah, semua akan menjadi mungkin. Bismillah sayang, ayo kita berjuang bareng-bareng lagi ya.. 

Semoga Allah selalu memudahkan kamu, Nak.
😘😘


Sabtu, 18 Januari 2020

Ambil Formulir Pendaftaran

Bismillahirrahmannirrahim

Hai Aa Mursyid. Anak sulungnya Ambu Abah. Gak kerasa, Nak tau- tau kamu sebentar lagi sekolah. Bulan ini, tanggal 27 nanti usia kamu masuk ke lima tahun. Artinya, sudah selama ini kamu menemani Ambu dan Abah.

Rasanya, seperti baru kemarin Ambu melahirkan kamu, eh tau- tau sekarang kamu sudah besar. Sudah mau sekolah pula.

Tadi siang, kita semua ke TK Al- Ghazali. TK yang akan menjadi tempat kamu sekolah tahun ajaran baru nanti. Karena kamu lagi gak enak badan, walhasil kamu dan adek-adekmy, juga Kaka Umrah, menunggu Ambu dan Abah di mobil.

Banyak hal yang Abah tanyakan ke Bu Nur. Salah satu guru di TK itu, yang bertugas juga sebagai bagaian administrasi. Kebetulan Bu Aisyah (kepala sekolah) lagi gak ada di tempat. Dan dari pertanyaan-pertanyaan yang Abahmu ajukan kepada pihak sekolah membuat Ambu menjadi tahu, bahwa Abah gak mau main-main untuk pendidikanmu ini.
Sebegitu sayangnya Abah kepadamu, Nak. Hingga beliau ingin memberikan yang terbaik untuk kamu, anaknya.

Bismillah, kita daftar di TK Al-Ghazali ya, sayang. Dengan ridho dari Abah. Dengan keyakinan kata "Bismillah"  semoga sekolah yang kami pilihkan ini adalah tempat terbaik untukmu menimba ilmu lebih banyak lagi.

Oh ya, hari ini kamu mulai batuk pilek. Alhamdulillahnya, kamu itu tipe anak yang gak susah minum obat. Jadi kalau udah kerasa gak enak badan, diajak minum obat langsung deh kamu nyambut. 😊😍😘

Cepet sehat sayang nya Ambu dan Abah....


Jumat, 06 Desember 2019

Jenguk Kong Hasan Di RS

6 Desember 2019, Jum'at

Hari jum'at. Hari penuh keberkahan. Alhamdulillah, banyak sekali keberkahan yang ambu rasakan hari ini. Salah satu keberkahan yang ambu dapatkan adalah sikap hebat dan baiknya kamu, Nak.

Hari ini, kita semua pergi jenguk Kong Hasan di RS. Kita pergi sudah sangat siang. Lewat dari jam tidur kamu. Saat di mobil, ambu bilang kepada kamu untuk tidur lebih dulu sebelum kita sampai di RS haji. 
Tapi kamu gak mau. Kamu begitu bahagia dengan momen kita pergi bersama. Kamu dan muflih berdiri di bagian paling belakang sambil melihat mobil-mobil yg lain. Ambu tahu, kamu padahal ngantuk banget! Tapi rasa bahagia kamu mengalahkan rasa kantuk mu.
Akhirnya kita membuat kesepakatan. Kamu boleh tidak tidur siang, dengan catatan. Saat di RS dan saat lgi makan di RM sama ummi kamu gak boleh nangis-nangis rewel ribut ngantuk dan ngajakin pulang. 

Alhamdulillah!! Kamu menepati kesepakatan yg kita buat. Ambu seneeeng banget! Ambu bersyukur banget! Kamu Sudah semakin besar, sudah semakin pintar diajak kerja sama. Semakin sholeh. 
Ya Allah aa, betapa ambu semakin bersyukur melihat perkembangan kamu seperti saat ini. Banyak kebaikan kebaikan yg aa lakukan untuk ambu dan abah namun tak tertulis di diary ini. Teruslah tumbuh menjadi anak yang sholeh ya, Sayang... ambu abah sayang banget sama Aa.. 😊😍😘



Sabtu, 27 Juli 2019

Nyuci Piring lagi??

Assalammualaikum anak Ambu dan Abah..

Hari ini Ambu dan Abah bahagia banget dengan sikap aa. Karena hari ini adalah Ke empat kalinya aa bantu Ambu nyuci piring. Ambu senang banget Aa makin sholeh seperti ini. Makasih ya, sayang. Sudah mau bantu- bantuin Ambu.😊😍😘

Oh ya, Baca iqro nya Aa sudah iqro 2 pertengahan. Perlahan tapi pasti ya, nak. Ambu yakin Aa bisa. Ambu selalu mendoakan Aa agar Allah memudahkan Aa dalam belajarnya, dalam mengingat huruf-huruf hijaiyah, dalam menghafal surat-surat dalam Al-Quran.

Teruslah tumbuh menjadi anak dan Kakak yang sholeh ya, Nak.

Maafkan segala kekurangan Ambu dan Abah dalam membersamai aA Mursyid sampai saat ini ya..


 Apapun yang Ambu dan Abah lakukan untuk Aa, percayalah, Nak. Itu karena ambu sayaaaaang banget sama Aa. 😊😘







Senin, 22 Juli 2019

First time Nyuci Piring

Bismillahirrahmannirrahim..

Hai, Nak. Kamuvmau tau gak?? Hari ini adalah Hari pertama kali kamu bantu Ambu nyuci piring lho!!

Ambu rasanya percaya gak percaya melihat anak sulung Ambu, di usianya yang baru 4 tahun, tapi sudah bisa bantu ambu mencuci piring. Ambu bahagiaaaa dan sangaaat bersyukur Allah menitipkan anak sebaik aa kepada Ambu.
Ambu berharap dan selalu berdoa kepada Allah, agar setiap sikap baik, perilaku baik, dan kebaikan-kebaikan yang telah aa lakukan, bukan semata terjadi hari ini saja. Tapi juga sampai aa besar nanti, bahkan, sampai aa menutup mata nanti. 

Sehat selalu ya, Nak. Dan teruslah tumbuh menjadi anak yang sholeh sayang...

Rabu, 19 Juni 2019

Bahagianya Dipeluk Aa

19 Juni 2019, Rabu

Bismillahirrahmannirrahim..

Aa, apa kabarmu, Nak saat membaca tulisan ini?

Aa, maafin ambu ya, bertambahnya adikmu, malah berkurangnya frekuensi ambu menulis diary untuk aa. Maaf ya, sayang.
Tapi ambu sebisa mungkin akan selalu menuliskan hal-hal yang sangaaaattt berkesan di hati dan pikiran ambu tentang ambu bersama aa. Biar tak lekang oleh waktu. :)

Hari ini, ambu bahagiaaaa banget dipeluk aa.
Aa tau?
Karena aa, bisa meredakan amarah ambu. 
Jujur, ambu malu sebenarnya melakukan tindakan gak baik tadi di depan aa. :(

Ambu malu karna harus marah kepada muflih yang gak berhenti nangis, dan itu ambu lakuin di depan aa. :(

Tapi dengan hebatnya, jujurnya, dan tulusnya kamu meredakan amarah ambu dengan berkata, "ambu, laa taghdab wa lakal jannah. Ambu sayang jangan marah bagimu syurga." Ya Allah, melted hati ambu seketika. Dingin kepala rasanya mendengar aa berkata itu sambil tersenyum manis ke ambu.
Ambu pun jawab dengan senyuman. Lalu gak lama, kamu turun kasur, menghampiri ambu yg duduk di kasur bawah, lalu kamu peluk ambu. Ya! Kamu peluk ambu sambil tangan mungil mu itu mengusap usap punggung ambu. Kamu ingatkah, Nak? Seketika ambu nangis dipelukan kamu. :(

Iya! Ambu nangis. Ambu menangis karena bahagia. Ambu menangis karena bersyukur memiliki putra sepeka kamu. Ambu berkata dalam hati, "ya! Ini yang aku butuhkan. Sebuah pelukan! Tak apa gak dapt pelukan dari abah, karena ternyata pelukan dari seorang mursyid jauh lebih berarti." 
Dan kamu ingat apa yang ambh bisikkan ke telinga kamu? 
Ambu bilang, "terimakasih ya, Nak. Tetap jadi anak ambu yang baik seperti ini ya, sayang."
Dan kamu melepaskan pelukanmu, tersenyum kepada ambu, dan kemudian memeluk ambu lagi.

Ambu masih menangis beberapa saat. Setelah ambu benar-benar tenang, kamu bilang, "ambu jangan nangis lagi ya. Ucid sedih kalo liat ambu nangis." :(

Ya Allah, maafkan ambu ya, nak. Maafkan ambu kalau sampai detik ini ambu banyak salah dalam membersamai kamu. Ambu mungkin pernah meninggalkan jejak gak enak dalam memori kamu, maafin ambu, Nak. :(

Kamu anak sulung ambu yang luar biasa. Tetaplah baik dan sayang seperti ini kepada ambu ya sayang. Jangan pernah malu untuk memeluk ambu. Walau sekedar mengungkapkan rasa sayang ataupun rindu. 

Ambu berharap, mursyid yang sudah besar nanti tetap sebaik ini kepada ambu.
Ambu dan abah sayang bgt sama mursyid..