Setiap orangtua diminta untuk datang mendampingi anak-anaknya. Awalnya kamu minta Abah untuk datang yang mendampingi kamu, tapi Qadarullah, Abah sakit. Walhasil, Ambu yang mendampingi kamu saat vaksin tadi.
Alhamdulillah, walau awalnya kamu drama ikutan nangis kaya anak-anak sebelumnya, dan merasa takut, tapi setelah ambu yakinkan dan memberikan kamu penjelasn, kamu pun akhirnya berani.
Bismillah ya, nak, semoga ini menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk menjaga dari terjangkit virus yang sedang merebak dan entah kapan berakhirnya ini..
Sehat selalu, Nak..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar