Sabtu, 30 April 2022

Bermain Di Pantai

  26 dan 29 April 2022

Meski Mudik ke Pangandaran, dan rumah Eyang dekat dengan pantai, bukan berarti kalian bisa menikmati pantai setiap hari. Setiap kali mudik, hanya beberapa kali kita bermain di pantai. Dan momen bermain dipantai ini, membuat AMbu ingin menuliskan pesan cinta untuk kalian. Dibaca baik-baik ya, sayang.

~~~

Berbahagialah nak!

Nikmati setiap momen yang tercipta. Rasakanlah setiap bulir pasir yang kau injak. Biarkanlah debur ombak menyentuh kakimu. Perhatikanlah pasang surutnya air yang mengejarmu.
Ketahuilah, bahwa kehidupan yang kau jalani pun seperti itu. Akan ada masa pasang, dan juga surut. Ada masa kau berbahagia, juga berduka. Akan ada masa berjaya, juga terjatuh. Ada butiran pasir, bahkan kerikil kecil yang kelak akan kau hadapi sebagai ujian kehidupan. Namun, apapun kondisi itu yang kelak kamu hadapi, ketahuilah, semua sudah atas izin Allah. Jangan jemawa saat kehidupanmu sedang pasang. Jangan putus asa, saat kehidupanmu sedang surut. Hadapi setiap bulir pasir yang menghadang jalanmu. Karena semua itu, hanyalah sementara. Selalu bergantunglah kepada Allah di setiap kondisi yang kamu hadapi.


Berbahagialah,Nak untuk hari ini. Juga hari-hari yang akan datang. Karena bahagiamu adalah bahagiaku.


Love u boys 😘

~~~










Selasa, 26 April 2022

MUDIK

 

Alhamdulillah wa syukurillah.

Hal yang paling kalian nantikan akhirnya dateng juga! MUDIK! Yeeeeyy! Akhirnya kita mudik.

Bahagia banget rasanya Ambu Abah melihat kalian sebahagia itu.

Kemarin lusa, tanggal 24 siang kita berangkat dari rumah ke Bandung. Bermalam di Bandung, kemudian tanggal 25 abis subuh kita berangkat ke Pangandaran. Dan kemarin siang, kita sudah di Pangandaran. Ambu Abah bahagia luar biasa melihat kalian bahagia bertemu eyang. Bahkan saat baru datang, dan melihat eyang Pandu, kalian langsung minta peluk. Muflih muadz langsung minta gendong sama Eyang. Enggak lama, kalian langsung bersihin kolam ikan bareng Eyang. Seperti menjadi agenda rutin setiap kali datang ke Pangandaran. Hari pertama menjadi hari bebersih kolam ikan. Hahahaha.😂😂😂😂😂

Jumat, 22 April 2022

Memasuki hari ke 20 Ramadhan

 Barakallahu fiik anak Ambu dan Abah.

Hari ini, memasuki hari ke dua puluh. Alhamdulillah, sejauh ini sangat lancar tanpa drama yang menguras energi. Sampai di hari ke-20 ini Alhamdulillah bisa Aa jalani dengan baik. Aa bukan anak yang banyak minta dan banyak mau. Ambu beruntung banget punya anak seperti Aa. Untuk berbuka puasa maupun sahur Aa tidak pernah meminta sesuatu yang sulit Ambu atau Abah jangkau. Kalau sahur, cukup makan nasi+goreng naget, dan minum madu sudah sangat cukup. Buka puasa menu wajib yang pasti Aa minta itu adalah es. Sejauh ini apa yang Aa minta bisa terpenuhi dengan baik. Sekalinya drama banget sampe aa nangis sesegukan nunggu maghrib karena udah gak kuat laper adalah di hari ke-17. Sedih banget sebenarnya melihat Aa sampai seperti itu. Saat Ambu menawarkan Aa untuk berbuka lebih dulu, Aa menolak. Terharu Ambu melihat kamu seperti itu. Dan Alhamdulillah, di hari ke-18 dan -19 kemarin, ALlah kasih rezeki dan kebahagiaan kepada kita semua. Di hari ke-18 ALlah kirimkan orang-orang baik ke pesantren, mengadakan buka puasa bersama, dengan membawa makanan yang Maa Sya ALlah banyak berlimpah berkah untuk semuanya. Aa juga Kakak santri bahagiaaa banget. Ditambah lagi kemarin, kita semua diundang untuk datang ke hotel Bigland Sentul untuk berbuka puasa bersama. Kata kamu sebelum berangkat, "Alhamdulillah banget ya, Bu. Hari ini dan kemarin rejeki banget dari Allah buat kita. Kita bisa makan enak, dan banyak. Entar pasti tambah enak nih! karena kan makan di hotel." 😂😂 

Ya! Alhamdulillah banget ya, Nak. Rejeki yang Allah kirimkan untuk kita semua. Selain kakak santri, kamu pun dapat bingkisan juga amplop THR. Ini benar-benar rejeki dari Allah yang sangat tidak terduga sama kita. Jangan berhenti bersyukur dengan apa yang sudah Allah berikan kepada kamu sampai hari ini, ya Nak. 

Teruslah tumbuh besar menjadi anak yang sholih, dan taat kepada Allah ya, sayang.

Semoga tahun ini menjadi tahun pertama bagi Aa melewati Ramadhan full berpuasa.

Barakallah fiik anak Ambu Abah..







Kamis, 14 April 2022

10 Hari Pertama Ramadhan Terlewati

Hai anak Ambu Abah yang sholeh. Alhamdulillah, gak kerasa Ramadhan sudah memasuki malam ke sebelas. Artinya, sudah sepuluh malam pertama terlewati.   Dan selama sepuluh hari pertama kemarin Alhamdulillah terlewati dengan baik. Walau ada dua hari yang tanpa sengaja kamu batal tapi dilanjutkan lagi puasanya dan satu hari lagi benar-benar tidak puasa karena Ambu kesiangan bangun sahur sehingga kamu pun tidak sahur. Alhamdulillahnya banget, selama puasa ini, selama membangunkan kamu untuk sahur, kamu selalu sigap, enggak ada drama yang aneh-aneh. Ambu enggak pernah merasa direpotkan atau kerepotan sama sekali selama membangunkan dan mengajak kamu makan sahur.

Senin, 04 April 2022

Ramadhan Malam ke 3


 Mursyid, anak Ambu Abah yang sholeh.

Saat Ambu menuliskan ini, Ambu sedang menemani Mursyid yang sedang shalat isya berjamaah di masjid. Malam ini adalah malam Ramadhan ke 3. Dan hari ini, adalah puasa ke dua.

Alhamdulillah, dua hari ini bisa terlewati oleh Mursyid dengan sangat baik. Jam setengah empat pagi Ambu bangunkan Mursyid untuk sahur, dan kamu langsung menurut. Kamu bangun dan makan sahur. Alhamdulillah, di Ramadhan kali ini, kamu mulai berlatih puasa hingga Maghrib. Walau ada saja pasti godaan dan dramanya. Tapi menurut Ambu dan Abah kamu hebat, Nak. Karena kamu mau berusaha untuk puasa hingga Maghrib, dan kamu pun mau jujur kepada Ambu di saat kamu tidak sengaja minum (kemarin) dan makan (tadi siang) karena kamu terlupa sedang puasa.

Nak, ketahuilah, hal yang paling mahal dan tak terbayarkan dengan apapun dalam esensi sebuah tarbiyah adalah sebuah kejujuran. 

Ambu Abah sungguh tidak masalah jika kamu tidak sengaja minum, makan, atau memang kamu tidak kuat untuk berpuasa dan kamu mengakuinya kepada Ambu atau Abah. Karena berpuasa ini pun adalah bagian dari sebuah pendidikan yang harus kamu tjalani.. Ada proses di dalamnya yang tidak bisa Ambu dan Abah paksakan. Ada nilai yang harus kamu tanamkan. Bahwa Ramadhan tak hanya berpuasa menahan lapar dan haus, tapi lebih dari itu. Puasa melatih kamu sabar, melatih kamu untuk jujur, dalam hal sekecil apapun!

Kami hanya ingin yang terbaik untuk kamu. Terutama dalam pendidikan dan penanaman Adab, Akhlak, dan nilai norma-norma yang baik. Maka semampu kami memberikan itu semua kepada kamu sejak saat ini.

Ambu Abah bersyukur banget melihat kamu yang sekarang, Nak. Sore tadi kamu berjanji untuk sholat maghrib, Isya, dan Terwaih berjamaah di Masjid. Ambu tahu kamu pasti sudah sangat mengantuk. Karena sejak bangun tadi pagi jam setengah 4 subuh, kamu belum tidur lagi sampai sekarang. Tapi kamu mau menepati janji yang sudah kamu ucapkan.

Hebat!

Kamu sedang melatih diri kamu untuk bisa bertanggung jawab dan berkomitmen dengan apa yang telah kamu ucapkan. 

Terimakasih, Nak. Terimakasih sudah tumbuh besar menjadi anak yang baik, menjadi Kakak yang baik. sudah tidak terhitung berapa banyak sikap baik kamu yang dicontoh oleh kedua adikmu hingga saat ini.

Terimakasih, Nak. Ambu Abah bahagia dan bersyukur sekali memiliki kamu. 😘😘😊

Jumat, 01 April 2022

Bangunkan Aku Tahajud


Hai, Nak. 
Saat kamu baca tulisan ini, Ambu harap kamu dalam keadaan bahagia dan sehat.

Malam ini adalah malam kedua dimana Aa menitip pesan ke Ambu untuk dibangunkan solat tahajud nanti. Kemarin, Ambu pikir Aa sedang bercanda untuk dibangunkan solat tahajud. Tapi nyatanya tidak!
Sebelum tidur, Aa meminta untuk dibangunkan solat tahajud. Dan tadi malam Ambu hampirt terlupa menjalankan amanah Aa. Sekitar 20 menit lagi menjelang subuh, Ambu langsung bangunkan Aa. Mengingatkan Aa untuk shalat tahajud. Diluar dugaan! Saat Ambu membangunkan Aa, dan berbisik "Aa, katanya mau sholat tahajud, bangun yuk. Sebentar lagi subuh." Saat itu pula Aa buka mata, lalu tersenyum ke Ambu, langsung duduk, dan enggak lama langsung ke kamar mandi untuk wudhu. Aa benar-benar mendirikan 2 rakaat tahajudnya. 
Maa Sya Allah, Tabarakallah, Nak. Ambu Abah bahagia sekali melihat kamu yang seperti ini. 😘😘
Dan tadi pagi, setelah shalat subuh, kamu pun mau diajak untuk tilawah. Mulai kemarin, kamu sudah ambu izinkan lagi untuk baca Al-Quran. Bismillah ya, Sayang. walau tertatih, insya Allah nanti kamu akan bisa dan lancar. Bacaan quran kamu pun akan sangat indah. 
Nak, teruslah seperti ini. Menjadi Mursyid yang baik hati, sholeh, rajin ibadahnya, rajin baca qurannya, sayang sama adik-adiknya. Kelak Ambu dan Abah udah enggak ada di dunia ini, kamu sering-sering kirimkan doa dan bacaan quran kamu untuk kami yaa...

Ambu Abah sayang banget sama Aa...