Selasa, 24 Mei 2022

Ke Cibodas Naik Bis

 Alhamdulillah, setelah sekian lama penasaran banget naik bis, akhirnya hari ini Allah memberikan Aa kesempatan untuk merasakan pergi jauh naik bis. 😊😊😊

Hari ini adalah agenda rihlah untuk semua santri ke Cibodas. Setelah kurang lebih dua tahun tidak pergi kemana-mana. Kamu yang penasaran banget bagaimana rasanya pergi jauh naik bis, akhirnya pun bisa merasakan naik bis. Melihat jalan dan pemandangan di puncak dari kaca bis. 

"Seru!! Mau lagi kapan-kapan." itu katamu saat Ambu tanya bagaimana rasanya naik bis. Namun, walau hari ini kamu harus ikut Ambu dan Abah dalam agenda pesantren, bukan berarti kamu libur sekolah. Ambu meminta izin kemarin ke Bu guru agar kamu bisa belajar dari jauh. Walhasil, Bu Guru mengamanahkan untuk kamu tetap melaksanakan shalat dhuha dan mengerjakan tugas yang sudah bu guru berikan. Alhamdulillah bu guru bisa mengerti keadaannya.

Alhamdulillah juga, kamu mau diajak kerja sama dengan baik. Kamu tahu bahwa kewajibanmu harus tetap dilaksanakan. Akhirnya tadi, sesampainya di Cubodas, kamu langsung melaksanakan shalat dhuha, dan mengerjakan tugas-tugas yang sudah diberikan. Setelah itu, kamu Ambu bebaskan untuk bermain bola bersama Muflih Muadz dan juga kaka santri Ikhwan.

Walau sangat melelahkan, pasti kamu bahagia banget hari ini. 😊

Jangan lupa untuk selalu bersyukur ya.. Agar Allah terus menambahkan kebahagiaan dalam hidup kamu. 















Rabu, 18 Mei 2022

Makan Di Hokben

 Alhamdulillah, sore tadi Ambu Abah kesampean juga ngajak kalian makan di Hoka-hoka Bento. Salah satu tempat makan Fav Ambu sebelum punya kalian. Dan setelah punya kalian, bisa terhitung jari makan di tempat makan ini. Karena tempatnya yang lumayan jauh. Alhamdulillah sekarang sudah ada yang dekat rumah. Walhasil, tadi sore kita ke Hokben yang di depan Ciriung. Ambu Abah senang banget melihat kalian bahagia dan makan lahap tadi. Do`akan Ambu Abah selalu ada rejekinya untuk bisa membahagiakan kalian ya, Nak.. Kapan-kapan, kita makan lagi ke sini..
  









Selasa, 17 Mei 2022

Main ke Puncak

 Hari ini sebenarnya acara mendadak. Tidak ada rencana dari jauh-jauh hari untuk pergi main ke puncak. Karena Abah ada tugas mengantar Wa Dian ke daerah cisarua untuk mengikuti pelatihan, akhirnya Ummi ikut dan mengajak kita semua. Walhasil berangkatlah kita tadi siang. Setelah mengantar Uwa Dian ke tempat pelatihannya, kita pergi ke Puncak. Ke masjid At-Taawun tepatnya. Setelah sekian lama kita enggak ke sana, akhirnya tadi kita sempatin main sebentar di sana sekalian shalat. Kalian bertiga bahagiaaaa banget!! Ambu dan Abah pun bahagia melihat kelian sebahagia itu.

Seringkali Ambu Abah merasa sangat bersyukur memiliki kalian. Tidak pernah menuntu lebih. Selalu bahagia dan bersyukur dengan apa yang kami berikan. 
Selalu seperti itu ya, Nak. Menjadi lelaki yang senantiasa bersyukur atas apa yang Allah berikan dalam hidup ini.

Ambu Abah sayang kalian.😘😘












Rabu, 11 Mei 2022

Liburan Selesai!!

 Alhamdulillah, setelah beberapa hari di rumah Eyang, saatnya kita pulang ke rumah. Alhamdulillah, Ambu Abah bersyukur banget, karena di liburan kali ini kalian sehat, kuat, dan baik-baik aja. Ambu Abah yakin banget, perjalanan kali ini menjadi hal yang paling berkesan banget buat kalian. Karena kemarin kita pulang dari rumah eyang menuju bandung berangkat jam dua dini hari, dan saat pulang dari Bandung ke rumah kita berangkat pagi-pagi buta pula. Seru!! Subuh-subuh kita beli sate maranggi, makan di mobil bareng-bareng. Dan bersyukurnya Ambu Abah, kalian benar-benar bisa diajak kerja sama yang baik. Terimakasih nak sholeh, ganteng. 😘😘

Semoga di agenda perjalanan berikutnya, kalian pun bisa seperti ini. 😍😇

Sekarang, saatnya kita nabung lagi.. buat jalan-jalan lagi nanti,, 😁








Minggu, 01 Mei 2022

Hari Terakhir Puasa

 Barakallahfiik anak Ambu Abah.

Akhirnya, dengan bantuan Allah, dan usaha Aa, sampai juga di hari terakhir puasa. Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan tahun pertama Aa benar-benar bisa menjalani puasa sesuai dengan tuntutan syari`ah. Aa makan sahur, shalat subuh, tilawah, dan berpuasa menahan lapar dan haus hingga maghrib menjelang. Pasti tidak mudah bagi Aa. Di usia Aa yang baru 7 tahun, lalu Aa belajar berpuasa dari fajar hingga maghrib, dan tetap beraktifitas seperti biasa. Maa Sya Allah. Sungguh ini adalah kemudahan dari Allah untuk Aa. Walau beberapa kali Aa sempat menangis karena menahan lapar. Tapi Ambu Abah salut dengan Aa. Karena Aa mampu melanjutkan berpuasa hingga maghrib, meski melewatinya harus ada tangis dan perjuangan luar biasa dulu. Tidak jarang Aa juga bertanya berapa lama lagi menjelang Maghrib. Hal yang wajar, tidak apa. 

Abah Ambu bangga dengan perjuangan Aa di Ramadhan tahun ini. Ramadhan ini jadikanlah pembelajaran untuk Aa. Agar Aa mampu menjadi hamba yang lebih bersyukur dengan segala yang Aa miliki. Aa sudah merasakan bagaimana menahan lapar dan haus. Aa bisa bayangkan bagaimana saudara-saudara seiman Aa di Palestina sana yang setiap hari harus berjuang menahan lapar dan haus.

Aa, Ambu Abah berharap, selepas Ramadhan ini, Aa bisa terus melanjutkan kebiasaan baik Aa, seperti tilawah ba`da subuh dan maghrib. Basahkan selalu lisanmu dengan kalam-Nya, Nak. Dekatkan selalu dirimu dengan Allah, karena hanya Allah satu-satunya Dzat tempat kita bergantung. 

Sekali lagi, Barakallahfiik Aa. Do`a Ambu dan Abah selalu sama. Semoga Aa tumbuh besar menjadi anak yang sholeh, selalu dalam lindungan Allah.