Kamu tau, Nak? Saat pertama kali Ambu dan Abah diberitahu bahwa kamu akan tampil di atas panggung besar, di acara besar dalam ruang lingkup sekolah, rasanya percaya enggak percaya. Seorang kamu, yang Ambu rasa banyak diemnya, pemalu untuk tampil di depan khalayak banyak, ternyata tidak seperti itu. Kami yang sudah kurang tepat menilai kamu. Ada rasa haru saat Bu Guru bilang, kamu itu aktif di kelas, kamu juga punya kemampuan untuk menghafal Quran dengan baik, oleh sebab itu kamu terpilih. Maa Sya Allah, Nak. Bangga dan terharu sekali Ambu dan Abah mendengar itu.
Dan tadi, Ambu rasanya semakin terharu saat kamu cerita bahwa tadi gladeresik, kamu ditonton oleh banyak orang, banyak guru, lalu Ambu tanya, "Kamu berani gak? deg-degan gak tadi?" Kamu dengan santainya jawab, "Enggak. Biasa aja. Kaya aku waktu tampil di TK." πππ
Seringan itu kamu menjawabnya.
Ah, Nak. Kalau sudah begini, Kami semakin tersadar bahwa kamu bukan lagi Mursyidnya kami yang masih kecil. Kamu adalah Mursyidnya kami yang sudah tumbuh semakin besar dan pemberani. Memiliki kepercayaan yang tinggi. Terimakasih ya, Nak. Terimakasih sudah seberani ini untuk tampil besok. Terimakasih sudah mau berusaha berlatih, menghapal, untuk memberikan yang terbaik besok. Apapun yang terjadi besok, bagaimanapun penampilan kamu besok, bagi kami, kamutetaplah anak yang hebat karena sudah berani untuk naik ke atas panggung, dan disaksikan oleh banyak pasang mata.
Sukses untuk besok ya, Nak..
Ingatlah! Apapun yang terjadi kamu tetaplah yang terbaik untuk kami.
We Love You Everytime, Everty moment. ππ
~~~Photo Of The Day~~~


Tidak ada komentar:
Posting Komentar