Ambu gak ngerti, kenapa lepas dzuhur tadi aa badannya panas tinggi banget. Ambu pikir, efek dari aa main panas-panasan tadi. Tapi ternyata bukan. Waktu ambu cek panasnya 40,5. Gak lama panasnya 41,7. Ambu takut luar biasa. Takut aa kenapa-napa. Sedangkan aa belom makan siang. Ambu bingung harus gimana.. 😢😢
Bersyukurnya aa mau banyak minum. Setidaknya ada cairan yang masuk. Dan gak lama, aa minta makan, tapi maunya makan ager aja. Gak apa-aoa. Ambu turuti maunya aa. Yang penting ada makanan yang masuk.
Saat ini, saat ambu menulis ini (12.10am) panas aa masih stuck di angka 39. 😥
Ambu lelah sebenarnya, ngantuk juga. Tapi rasa khawatir ambu kepada aa mengalahkan lelah dan kantuk itu. Ambu tahan agar ambu gak ikut tertisur pulas. Ambu khawatir kamu nanti bangun dan butuh ambu, tapi ambunya tidur.
Dulu, ambu pernah merasakan badan panas sampai di angka 40-41. Dan itu rasanya gak enak banget! Sekujut badan pada ngilu. Dan itu yg sekarang sedang aa rasakan ya?
Ambu sedih lihat aa sakit seperti ini.
Tapi yang ambu bisa lakuin ya sebatas ini. Paksa aa untuk minum madu. Bujukin aa makan, walau aa gk pernah mau, dan sekarang jagain aa.
Oh ya, aa hatus tau. Dd Muflih ikut khawatir aa sakit. Tadi dia kebangun dari tidurnya. Saat mau tidir lagi, sambil mimi, tangan kirinya kebelakang badannya buat pegang tangan aa. Dan sesekali dia nengok ke aa, peluk aa, sebelum akhirnya dia bener-bener pules..
Aa.. Cepet sehat ya, nak..
Cepet turun panasnya..
Ambu abah khawatir banget sama kondisi aa.. 😥😥
~~~~•••••~~~~
Photo Of The Day:
Rekam jejak perjalanan Mursyid. Karena setiap moment terlalu berharga untuk dilewatkan begitu saja ^_^
Senin, 27 Agustus 2018
Rabu, 22 Agustus 2018
Happy Ied Adha 1439H
Selamat Hari Raya Ied Adha 1439H sayang..
Semoga semakin berkah, dan kita akan dipertemukan kembali di Ied Adha tahun-tahun berikutnya. dan Semoga juga, di tahun-tahun yang akan datang Allah limpahkan kita rezeki untuk kita bisa berqurban.
Oh ya, Siang ini, Ambu merasa bahagia banget karena bisa ngelonin dan nemenin aa tidur siang seperti dulu lagi. Enggak ada drama-drama yang bikin susah tidur. Aa udah mulai nurut lagi sama amu setelah beberapa waktu ini selalu saja ada bantahan dari aa kalau disuruh tidur siang. Rasanya bahagia banget bisa usap-usap kepala aa lagi sampai aa tidur pules. Bahkan sebelum tidur aa beberapa kali mendaratkan kecupan di pipi ambu karena takut ambu tinggal pergi. Tiap ambu bilang, "Aa kalau enggak tidur ambu pergi deh!"
Aa langsung jawab, "Jangan, Mbu.. Usyid bobo ko, merem nih." dan sebelum merem kamu pun mendaratkan kecupan tulus kamu di pipi ambu. itu benar-benar membuat ambu bahagia banget, Nak.
Semoga ambu diberikan umur panjang agar bisa terus membersamai kamu ya, Sayang.
dan Jika kelak kamu tumbuh semakin besar dan dewasa, dan ambu masih berada menemani langkahmu. Jangan pernah malu untuk ungkapkan rasa sayangmu ke ambu dan abah ya, Nak..
Dan yang pasti, teruslah menjadi mursyid yang sholeh dan berakhlak baik sampai kapanpun dan di manapun ya, Sayang...
Photo Of the Day...↓↓↓
Semoga semakin berkah, dan kita akan dipertemukan kembali di Ied Adha tahun-tahun berikutnya. dan Semoga juga, di tahun-tahun yang akan datang Allah limpahkan kita rezeki untuk kita bisa berqurban.
Oh ya, Siang ini, Ambu merasa bahagia banget karena bisa ngelonin dan nemenin aa tidur siang seperti dulu lagi. Enggak ada drama-drama yang bikin susah tidur. Aa udah mulai nurut lagi sama amu setelah beberapa waktu ini selalu saja ada bantahan dari aa kalau disuruh tidur siang. Rasanya bahagia banget bisa usap-usap kepala aa lagi sampai aa tidur pules. Bahkan sebelum tidur aa beberapa kali mendaratkan kecupan di pipi ambu karena takut ambu tinggal pergi. Tiap ambu bilang, "Aa kalau enggak tidur ambu pergi deh!"
Aa langsung jawab, "Jangan, Mbu.. Usyid bobo ko, merem nih." dan sebelum merem kamu pun mendaratkan kecupan tulus kamu di pipi ambu. itu benar-benar membuat ambu bahagia banget, Nak.
Semoga ambu diberikan umur panjang agar bisa terus membersamai kamu ya, Sayang.
dan Jika kelak kamu tumbuh semakin besar dan dewasa, dan ambu masih berada menemani langkahmu. Jangan pernah malu untuk ungkapkan rasa sayangmu ke ambu dan abah ya, Nak..
Dan yang pasti, teruslah menjadi mursyid yang sholeh dan berakhlak baik sampai kapanpun dan di manapun ya, Sayang...
Photo Of the Day...↓↓↓
![]() |
| Selesai solat ied |
![]() |
| Setelah solat ied |
![]() |
| Tidur siangnya pules banget.. :) |
Selasa, 31 Juli 2018
Saat Ambu dinasehati Mursyid
Tadi malam, ambu gak mengira mursyid akan berbicara seperti itu. Membuat ambu benar-benar merasa takjub sekaligus bangga. dan tak henti mengucapkan syukur kepada Allah atas kepintaran yang Dia berikan untukmu, Nak.
Tadi malam, saat ambu mau bersin tapi enggak jadi, kamu heran. Kata kamu, "Ambu kenapa? mau bersin gak bisa ya?"
Ambu jawab, "Iya, Nak."
"Ambu kenapa? Ambu sakit?" tanymu lagi.
"Iya sayang, Ambu lagi enggak enak badan." jawab Ambu. dan tanpa ambu duga kamu pun langsung bilang, "Makanya ambu, jangan makan pedes terus. Ambu jadi batuk kan? ambu jadi sakit kan? nanti mursyid bilangin dokter agus loh! nanti ambu dimarahin kalau gak nurut. besok jangan makan pedes lagi ya, ambu. jangan diulangi lagi ya. biar ambu sehat."
Maa Sya Allah Tabarakallah Nak. Begitukah caramu memberikan perhatian kepada Ambu?
Setelah mendengar ucapanmu, ambu hanya bilang, "iya, Nak." dan menyerangmu dengan ciuman dan pelukan. Bersyukur tiada tara melihatmu semakin tumbuh besar dengan kepintara, kecerdasan, kepekaa, dan kasih sayang seperti ini.
Teruslah kamu tumbuh besar menjadi anak yang sholeh, anak yang baik, anak yang perhatian, ya, Nak.
Sungguh, perhatian-perhatianmu inilah yang kelak ambu sangat butuhkan dikondisi apapun.
Tetaplah jadi anak ambu dan abah yang sholeh samapi kapanpun ya sayang...
Tadi malam, saat ambu mau bersin tapi enggak jadi, kamu heran. Kata kamu, "Ambu kenapa? mau bersin gak bisa ya?"
Ambu jawab, "Iya, Nak."
"Ambu kenapa? Ambu sakit?" tanymu lagi.
"Iya sayang, Ambu lagi enggak enak badan." jawab Ambu. dan tanpa ambu duga kamu pun langsung bilang, "Makanya ambu, jangan makan pedes terus. Ambu jadi batuk kan? ambu jadi sakit kan? nanti mursyid bilangin dokter agus loh! nanti ambu dimarahin kalau gak nurut. besok jangan makan pedes lagi ya, ambu. jangan diulangi lagi ya. biar ambu sehat."
Maa Sya Allah Tabarakallah Nak. Begitukah caramu memberikan perhatian kepada Ambu?
Setelah mendengar ucapanmu, ambu hanya bilang, "iya, Nak." dan menyerangmu dengan ciuman dan pelukan. Bersyukur tiada tara melihatmu semakin tumbuh besar dengan kepintara, kecerdasan, kepekaa, dan kasih sayang seperti ini.
Teruslah kamu tumbuh besar menjadi anak yang sholeh, anak yang baik, anak yang perhatian, ya, Nak.
Sungguh, perhatian-perhatianmu inilah yang kelak ambu sangat butuhkan dikondisi apapun.
Tetaplah jadi anak ambu dan abah yang sholeh samapi kapanpun ya sayang...
Sabtu, 02 Juni 2018
1 Juni 2018
Assalammualaikum, Nak..
Gimana kabarmu hari ini sayang?
semoga sehat selalu ya, Nak..
Hari ini ambu mau sedikit menceritakan sikap kamu yang baik di hari ini.
Hari ini, kita pergi ke rumah kong hasan. Untuk acara buka puasa bersama di jati. Sebelumnya, kita ke pasar minggu dulu, untuk mengantarkan donasi baju yang akan disalurkan untuk sahabat-sahabat kita yang membutuhkan. Karena kita harus ke pasar minggu dulu, walhasil tadi kita pergi lebih dulu daripada Ummah dan yang lainnya. Kita menunggu abah menjemput kita di rumah Ummah. Dan saat abah datang, ambu bilang
"Ayo aa, pamit ke umah, kita pergi sekarang."
kamu yang lagi nonton TV langsung bangun dan berlari ke dapur menghampiri ummah sambil bilang, "Ummah, ucid pamit pergi duluan ya umah yaa.."
dan kamu mengeluarkan kalimat itu tanpa ambu ajarkan sebelumnya. Ah, Nak.. ambu dan abah bahagia melihat ini. Sopan, beradab. itu yang memang selalu ambu tanamkan, dan hari ini kamu menerapkannya.
Nak, kamu harus tau, di usiamu yang baru 3tahun 4 bulan ini saja, kamu sudah begitu mudah mengerti kondisi ambu dan abah. Semoga sampai besar nanti kamu bisa selalu mengerti dengan kondisi kami ya, Nak. Kenapa ambu bilang begini? Karena tadi, saat kita ke jati dan parkir di bata, kamu tanya, "Ko parkirnya disini bu? enggak di deket tempat makan (AW), ucid kan mau makan."
Terus ambu bilang, "Iya, kita disini aja parkirnya. Makannya nanti di tempat kong hasan aja ya, Nak.. ambu sama abah lagi gak ada uang untuk makan di tempat makan(AW)"
Awalnya kamu kecewa, tapi setelah beberapa kali diberi penjelasan kamu pun akhirnya paham.
Dan yang paling membuat ambu terkejut adalah saat pulangnya. Kamu minta kita mampir dulu di bata, kata kamu "kita lihat sepatu dulu bu. Buat abah main ini (sambil nunjuk satu slot kok yang baru dikasih kong hasan) abah kan gak ada sepatunya."
Lalu ambu jawab, "ada ko, Nak. Abah ada sepatu olahraganya."
"Enggak ada bu... kita liat dulu kesana.." dan kamu terus merajuk. ambu mengalah, lalu ambu bilang,
"Oke, kita lihat aja ya. kalau enggak ada kita pulang." dan kamu meng-iyakan.
kita pun ke Bata dan lihat-lihat sepatunya. dan enggak ada sepatu yang kamu maksud. Bahkan, saat kamu melihat sepatu anak-anak untuk seukuran kamu, sama sekali kamu enggak merengek minta kepada ambu. Ya Allah nak.. sungguh ini kebahagiaan tiada tara buat kami.
Tetaplah perhatian kepada kami seperti ini ya, sayang.. dan tetap jadi anak ambu dan abah yang sederhana tak banyak menuntut hal-hal materi seperti ini ya sayang...
Semoga kamu bisa selalu menjadi anak yang menyejukkan mata dan hati untuk abah ambu dan semua orang..
Love You Nak..
Gimana kabarmu hari ini sayang?
semoga sehat selalu ya, Nak..
Hari ini ambu mau sedikit menceritakan sikap kamu yang baik di hari ini.
Hari ini, kita pergi ke rumah kong hasan. Untuk acara buka puasa bersama di jati. Sebelumnya, kita ke pasar minggu dulu, untuk mengantarkan donasi baju yang akan disalurkan untuk sahabat-sahabat kita yang membutuhkan. Karena kita harus ke pasar minggu dulu, walhasil tadi kita pergi lebih dulu daripada Ummah dan yang lainnya. Kita menunggu abah menjemput kita di rumah Ummah. Dan saat abah datang, ambu bilang
"Ayo aa, pamit ke umah, kita pergi sekarang."
kamu yang lagi nonton TV langsung bangun dan berlari ke dapur menghampiri ummah sambil bilang, "Ummah, ucid pamit pergi duluan ya umah yaa.."
dan kamu mengeluarkan kalimat itu tanpa ambu ajarkan sebelumnya. Ah, Nak.. ambu dan abah bahagia melihat ini. Sopan, beradab. itu yang memang selalu ambu tanamkan, dan hari ini kamu menerapkannya.
Nak, kamu harus tau, di usiamu yang baru 3tahun 4 bulan ini saja, kamu sudah begitu mudah mengerti kondisi ambu dan abah. Semoga sampai besar nanti kamu bisa selalu mengerti dengan kondisi kami ya, Nak. Kenapa ambu bilang begini? Karena tadi, saat kita ke jati dan parkir di bata, kamu tanya, "Ko parkirnya disini bu? enggak di deket tempat makan (AW), ucid kan mau makan."
Terus ambu bilang, "Iya, kita disini aja parkirnya. Makannya nanti di tempat kong hasan aja ya, Nak.. ambu sama abah lagi gak ada uang untuk makan di tempat makan(AW)"
Awalnya kamu kecewa, tapi setelah beberapa kali diberi penjelasan kamu pun akhirnya paham.
Dan yang paling membuat ambu terkejut adalah saat pulangnya. Kamu minta kita mampir dulu di bata, kata kamu "kita lihat sepatu dulu bu. Buat abah main ini (sambil nunjuk satu slot kok yang baru dikasih kong hasan) abah kan gak ada sepatunya."
Lalu ambu jawab, "ada ko, Nak. Abah ada sepatu olahraganya."
"Enggak ada bu... kita liat dulu kesana.." dan kamu terus merajuk. ambu mengalah, lalu ambu bilang,
"Oke, kita lihat aja ya. kalau enggak ada kita pulang." dan kamu meng-iyakan.
kita pun ke Bata dan lihat-lihat sepatunya. dan enggak ada sepatu yang kamu maksud. Bahkan, saat kamu melihat sepatu anak-anak untuk seukuran kamu, sama sekali kamu enggak merengek minta kepada ambu. Ya Allah nak.. sungguh ini kebahagiaan tiada tara buat kami.
Tetaplah perhatian kepada kami seperti ini ya, sayang.. dan tetap jadi anak ambu dan abah yang sederhana tak banyak menuntut hal-hal materi seperti ini ya sayang...
Semoga kamu bisa selalu menjadi anak yang menyejukkan mata dan hati untuk abah ambu dan semua orang..
Love You Nak..
Minggu, 27 Mei 2018
26 Mei 2018
Assalammualaikum nak..
Gimana kabar hati kamu hari ini?
Semoga selalu bahagia yaa sayang..
Ambu mau cerita, hari ini, sore tadi adalah pertamakalinya kamu cukur rambut si tukang pangkas rambut.
Karena memang rambut kamu udah panjang dan kamu sudah gerah terus, jadi ambu minta tlong ke abah buat ajak kamu ke tukang cukur. Alhamdulillah, kamu pun mau menuruti permintaan ambu.
Dan saat tadi dicukur pun kata abah, alhamdulillah kamu anteeeeng banget. Gak nangis, gak gerak. Sampai-sampai si kang bebem, tukang cukurnya, bilang kalau kamu nih hebat! Mau diem waktu dicukurnya. Alhamdulillah, barakallah, naaak... Senang ambu dengar kabar begitu.
Jadi sekarang rambutnya lebih rapih dan penampilan kamu lebih kece... Ya kan??
Hehehe..
Kalau udah kece gini harus selalu sholeh yaa nak... 😘
Gimana kabar hati kamu hari ini?
Semoga selalu bahagia yaa sayang..
Ambu mau cerita, hari ini, sore tadi adalah pertamakalinya kamu cukur rambut si tukang pangkas rambut.
Karena memang rambut kamu udah panjang dan kamu sudah gerah terus, jadi ambu minta tlong ke abah buat ajak kamu ke tukang cukur. Alhamdulillah, kamu pun mau menuruti permintaan ambu.
Dan saat tadi dicukur pun kata abah, alhamdulillah kamu anteeeeng banget. Gak nangis, gak gerak. Sampai-sampai si kang bebem, tukang cukurnya, bilang kalau kamu nih hebat! Mau diem waktu dicukurnya. Alhamdulillah, barakallah, naaak... Senang ambu dengar kabar begitu.
Jadi sekarang rambutnya lebih rapih dan penampilan kamu lebih kece... Ya kan??
Hehehe..
Kalau udah kece gini harus selalu sholeh yaa nak... 😘
Photo of the day :
Senin, 21 Mei 2018
20 Mei 2018
Hari ini adalah hati ke empat ambu berpuasa di tahun ini. Alhamdulillah.
Dan selama ambu puasa ini, ada kejadian seru dari sikap kamu yang bikin ambu gemesh, mau ketawa, sekaligus kasihan sama kamu. Hehehe.
Karena biasanya kamu sering makan bareng ambu, jadi, sekarang pun tiap kali makan pasti kamu mau berbagi ke ambu. Tapi, ambu selalu menolak karena ambu harus puasa. Sampai akhirnya kemarin, kamu maksa ambu cobain susu ultra rasa moka. Kata kamu, "ini enak, mbu. Cobain deh!" Lalu ambu jawab, "gak bisa, Nak. Ambu kan masih puasa. Nanti magrib ambu cobain ya. ." dan kamu keukeuh minta ambu untuk cobain suau itu. Berkali ambu coba jelaskan, tapu kamu belum paham. Dan akhirnya kamu marah dan menangis maksa ambu untuk cobain. Sambil ambu pangku kamu menghadap ambu, kamu masih saja marah bahkan memukul muka ambu. Sedih sebenarnya. Tapi mau bagaimana lagi? Kamu belum paham konsep puasa di bulan Ramadhan. Dan tadi pun kejadian lagi seperti itu. Tapi hari ini, kamu bisa lebih paham kalau ambu puasa berarti ambu tidak boleh.makan dan minum. So, kamu tidak memaksa seperti kemarin. Pelan-pelan kamu pasti akan mengerti apa itu puasa.
Dan setiap hari sebenarnya selalu ada aja tingkah pola dan ucapan kamu yang membuat ambu dan abah berdecak kagum. Tapi selalu saja kelewat dan gak tertukis oleh ambu.. 😢😕
Nah, sekarang ambu mau cerita salah satu ucapan kamu hari ini yang membuat ambu dan abah berdecak kagum adalah saat kamu melihat ambu sedang menggaruk perut ambu, lalu kamu bertanya, "kenapa mbu jaitannya? Gatel ya?"
"iya a,, gatel nih!" kata ambu sambil terus menggaruk perut ambu. Lalu kamu jawab, "Jangan digaruk, mbu."
"Lho, kenapa? Kan gatel."
"Nanti sakit lho! Nanti lecet lho! Jangan digaruk, ya!"
"Tapi kan gatel a.. Klo gak di garuk gimana dong?"
Lalu kamu menengok ke abah yang ada di belakang ambu, katamu, "Abah, itu ambunya coba dikasih obat, Bah! Kasian gatel itu ambu."
Entah kamu bisa dapet bahasa seperti itu dari mana. Maa Sya Allah nak, ambu dan abah langsung kaget, terkejut, sekaligus kagum sama rasa peduli dan sayang kamu yang seperti itu.
Semoga sampai kapanpun kamu tetao peduli seperti itu kepada ambu ya, Nak...
Senin, 14 Mei 2018
`Si Ceriwis
Assalammualaikum, Nak...
Bagaimana kabarmu saat membaca ini sayang?
Kenapa judulnya "Si Ceriwis"? Karena di usia aa yang sudah tiga tahun ini, aa semakin ceriwis. ambu dan abah merasakan perkembangan yang sangat pesat untuk peledakan bahasa kamu, daya tangkap kamu, kecerdasan, juga kemandirian kamu. Kalau udah begini,ambu terkadang mendadak melow. Karena melihat kamu yang semakin besar.
Banyak hal yang ambu syukuri dari diri kamu,Nak. Dari sikap kamu yang menurut ambu dan abah tak terlalu sulit untuk diajak negosiasi dalam suatu hal. Misalnya, saat maghrib tiba, Tv masih menyala, dan ambu minta kamu untuk matikan. awalnya kamu marah, nangis. Tapi ketika kamu sudah agak reda tangtisnya, ambu dan abah jelaskan maksud kami, kamu pun langsung tenang tak mempermasalahkan. Alhamdulillah..
Sekarang, kamu semakin pintar merangkai cerita. dan tak sulit bagi ambu mencerna apa yang kamu ceritakan. kamu juga semakin senang jika ambu bercerita dengan menggunakan boneka tangan. Bahkan tak jarang kamu akan menirukan ambu. Kadang kita berbagi peran. ambu sebagai jerapan, aa menjadi gajah. hahahaha. Dan ini adalah hal yang sangat menyenangkan bagi kita. ini adalah momen terindah yang harus selalu diingat. karena kelak, ambu akan sangat merindukan momen ini bersamamu.
Ohya, Sekarang, kamu pun mulai disiplin untuk tidur malamnya.Sering kali akhir-akhir ini tanpa ambu suruh, ketika jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, kamu psti langsung naik kasur dan minta untuk tidur. Walau akhirnya nanti kamu akan mulai benar-benar tidur jam setengah 9 atau jam 9 kurang. hahahaha.Tapi gak apa.Ambu dan abah bangga dan bersyukur dengan sikap disiplinnya kamu ini. Dan kamu harus tidur di samping Muflih.Kalau tidak di samping Muflih sambil usap-usap kepala Muflih, kamu akan semakin lama tidurnya. Hahahaha. ada-ada saja anak ambu ini.
Terus, tadi sore,mursyid bantuin ambu lagi cuci piring,Lho!! semoga sampai kamu besar nanti kamu mau untuk bantu ambu kerjakan pekerjaan rumah semacam ini ya,Nak. :)
Teruslah tumbuh menjadi anak sulungnya ambu yang baik, ya Nak. Menjadi anak yang sholeh, yang taat, berbakti. Karena kamu kelak yang akan ditiru oleh adik-adikmu. Kamu yang akan membantu abah dan ambu menebarkan nilai-nilai kebaikan kepada adik-adikmu.
Bagaimana kabarmu saat membaca ini sayang?
Kenapa judulnya "Si Ceriwis"? Karena di usia aa yang sudah tiga tahun ini, aa semakin ceriwis. ambu dan abah merasakan perkembangan yang sangat pesat untuk peledakan bahasa kamu, daya tangkap kamu, kecerdasan, juga kemandirian kamu. Kalau udah begini,ambu terkadang mendadak melow. Karena melihat kamu yang semakin besar.
Banyak hal yang ambu syukuri dari diri kamu,Nak. Dari sikap kamu yang menurut ambu dan abah tak terlalu sulit untuk diajak negosiasi dalam suatu hal. Misalnya, saat maghrib tiba, Tv masih menyala, dan ambu minta kamu untuk matikan. awalnya kamu marah, nangis. Tapi ketika kamu sudah agak reda tangtisnya, ambu dan abah jelaskan maksud kami, kamu pun langsung tenang tak mempermasalahkan. Alhamdulillah..
Sekarang, kamu semakin pintar merangkai cerita. dan tak sulit bagi ambu mencerna apa yang kamu ceritakan. kamu juga semakin senang jika ambu bercerita dengan menggunakan boneka tangan. Bahkan tak jarang kamu akan menirukan ambu. Kadang kita berbagi peran. ambu sebagai jerapan, aa menjadi gajah. hahahaha. Dan ini adalah hal yang sangat menyenangkan bagi kita. ini adalah momen terindah yang harus selalu diingat. karena kelak, ambu akan sangat merindukan momen ini bersamamu.
Ohya, Sekarang, kamu pun mulai disiplin untuk tidur malamnya.Sering kali akhir-akhir ini tanpa ambu suruh, ketika jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, kamu psti langsung naik kasur dan minta untuk tidur. Walau akhirnya nanti kamu akan mulai benar-benar tidur jam setengah 9 atau jam 9 kurang. hahahaha.Tapi gak apa.Ambu dan abah bangga dan bersyukur dengan sikap disiplinnya kamu ini. Dan kamu harus tidur di samping Muflih.Kalau tidak di samping Muflih sambil usap-usap kepala Muflih, kamu akan semakin lama tidurnya. Hahahaha. ada-ada saja anak ambu ini.
Terus, tadi sore,mursyid bantuin ambu lagi cuci piring,Lho!! semoga sampai kamu besar nanti kamu mau untuk bantu ambu kerjakan pekerjaan rumah semacam ini ya,Nak. :)
Teruslah tumbuh menjadi anak sulungnya ambu yang baik, ya Nak. Menjadi anak yang sholeh, yang taat, berbakti. Karena kamu kelak yang akan ditiru oleh adik-adikmu. Kamu yang akan membantu abah dan ambu menebarkan nilai-nilai kebaikan kepada adik-adikmu.
![]() |
| momen tidur malam ini |
![]() |
| saat kamu meminta muflih tiduran di atas badan kamu |
![]() |
| Lihat!! betapa kalian saling menyayangi |
Langganan:
Postingan (Atom)











