Selasa, 16 Mei 2017

Bahagia ini sederhana

15 Mei 2017, Senin
Assalammualaikum Mursyidku…
Yang selalu menjadi semangat dan kekuatan ambu. Walau hari ini kita dan abah sebenernya sama-sama lagi tepar, merasakan hidung yang meler, kepala yang pusing, dan tenggorokan yang enggak enak. Tapi keceriaan dan semangat kamu buat ajak ajak kita main ngebuat kita lupa sama apa yang lagi kita rasain. Dan tadi pun, saat ambu bulak balik ke kamar mandi karena merasakan perut yang mual banget, kamu selalu bertanya saat ambu keluar kamar mandi,
“ambu, kenapa bu? Cakit ya?”
“Ambu enggak apa-apa sayang.. J
“ooh,, enggak apa-apa ya?” katamu seolah meyakinkan. Ambu menggangguk sambil mengusap kepala kamu.
Setelah itu kamu ngajak main lagi. Ah, ternyata begini rasanya jadi seorang ibu.. sebisa mungkin harus kuat demi si kecil yang selalu ceria..
Ah, Nak..
Sikap kamu yang polos, yang jujur, yang tulus, benar-benar membuat ambu dan abah bahagia banget!
Ah, nak.. bahagia ini sungguh sederhana..
Sesederhana menatapmu selalu tersenyum dan tertawa ceria. JJJJ
Jika kamu besar nanti, ambu ingin kamu tahu,, betapa kebersamaan kita saat ini begitu indah dan berharga. Ya! sangat berharga, karena ambu tau, ini tak akan berlangsung lama. kelak kamu besar dan menemukan duniamu sendiri, kebersamaan seperti ini belum tentu kita rasakan kembali setiap hari.

Ambu dan abah sayang mursyid.. always and forever.. J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar