Sabtu, 25 Juni 2022

Penampilan Mursyid di Pentas Seni kelas 1A

 Maa sya Allah, Alhamdulillah, akhirnya, Ambu Abah bisa menyaksikan penampilan perdana Aa Mursyid di panggung besar, di sekolahan, dengan ditonton oleh banyak orang. Bahagia bercampur bangga rasanya. 

Aa Mursyid yang dulu Ambu dan Abah kira akan menjadi anak pendiem di kelas, anak yang pemalu, ternyata kami salah duga. Kamu termasuk anak yang masuk kategori aktif dan berani di kelas, sehingga Ibu Ety, sebagai wali kelas Aa, memilih aa untuk tampil di acara hari ini. Aa tadi pagi tampil 3 penampilan. Pertama baca surat Alzalzalah dan surat Albayyinah, Kedua, aa tampil Nyanyi mars MI dan twinkle-twinkle little strar, dan ketiga Aa tampil nari papua. Maa sya Allah, tabarakallah, gak bisa dilukiskan dengan kata-kata betapa bahagianya kami, Nak.

Alhamdulillah, sore tadi Ummi ngajak kita ke Bogor beli kebab/shawarma yang gedeee banget sebagai ungkap bahagia karena melihat kamu hari ini. Alhamdulillah kamu seneng banget. Maha Baiknya Allah yang melimpahkan kebahagiaan kepada kami. 

Teruslah tumbuh sebagai Mursyid yang baik, yang sholeh, yang periang dan pemberani. Kejarlah ilmu untuk dirimu dan juga kebermanfaatan orang lain. Barakallah, Nak. Do`a Ambu Abah selalu menyertai langkah Aa. Semoga Aa senantiasa diberikan kemudahan oleh Allah dalma belajar.

Nanti di kelas 2, semakin semangat ya sayang.. 😘😘😘


Photo of the day..👇👇

https://photos.app.goo.gl/kVJ7C1pe7APHbm5C7

















Jumat, 24 Juni 2022

Persiapan

 Siang tadi, Ambu diantar Abah ke sekolah Aa. Kumpul dengan Bu guru dan ibu-ibu yang lain untuk membicarakan persiapan acara pentas seni besok. Alhamdulillah, besok kamu akan mengikuti pentas seni dengan penampilan membaca hafalan surat Al-Zalzalah dan Al-Bayyinah, menyanyi hymne MI dan twinkle-twinkle little stars, dan juga nari yamko rambe yamko. Tiga penampilan yang akan dibawakan oleh kelas kamu, semua kamu ikuti. Maa Sya Allah..

Kamu tau, Nak? Saat pertama kali Ambu dan Abah diberitahu bahwa kamu akan tampil di atas panggung besar, di acara besar dalam ruang lingkup sekolah, rasanya percaya enggak percaya. Seorang kamu, yang Ambu rasa banyak diemnya, pemalu untuk tampil di depan khalayak banyak, ternyata tidak seperti itu. Kami yang sudah kurang tepat menilai kamu. Ada rasa haru saat Bu Guru bilang, kamu itu aktif di kelas, kamu juga punya kemampuan untuk menghafal Quran dengan baik, oleh sebab itu kamu terpilih. Maa Sya Allah, Nak. Bangga dan terharu sekali Ambu dan Abah mendengar itu. 
Dan tadi, Ambu rasanya semakin terharu saat kamu cerita bahwa tadi gladeresik, kamu ditonton oleh banyak orang, banyak guru, lalu Ambu tanya, "Kamu berani gak? deg-degan gak tadi?" Kamu dengan santainya jawab, "Enggak. Biasa aja. Kaya aku waktu tampil di TK." 😄😄😄
Seringan itu kamu menjawabnya. 

Ah, Nak. Kalau sudah begini, Kami semakin tersadar bahwa kamu bukan lagi Mursyidnya kami yang masih kecil. Kamu adalah Mursyidnya kami yang sudah tumbuh semakin besar dan pemberani. Memiliki kepercayaan yang tinggi. Terimakasih ya, Nak. Terimakasih sudah seberani ini untuk tampil besok. Terimakasih sudah mau berusaha berlatih, menghapal, untuk memberikan yang terbaik besok. Apapun yang terjadi besok, bagaimanapun penampilan kamu besok, bagi kami, kamutetaplah anak yang hebat karena sudah berani untuk naik ke atas panggung, dan disaksikan oleh banyak pasang mata. 

Sukses untuk besok ya, Nak.. 

Ingatlah! Apapun yang terjadi kamu tetaplah yang terbaik untuk kami.

We Love You Everytime, Everty moment. 😘😘

~~~Photo Of The Day~~~





Selasa, 24 Mei 2022

Ke Cibodas Naik Bis

 Alhamdulillah, setelah sekian lama penasaran banget naik bis, akhirnya hari ini Allah memberikan Aa kesempatan untuk merasakan pergi jauh naik bis. 😊😊😊

Hari ini adalah agenda rihlah untuk semua santri ke Cibodas. Setelah kurang lebih dua tahun tidak pergi kemana-mana. Kamu yang penasaran banget bagaimana rasanya pergi jauh naik bis, akhirnya pun bisa merasakan naik bis. Melihat jalan dan pemandangan di puncak dari kaca bis. 

"Seru!! Mau lagi kapan-kapan." itu katamu saat Ambu tanya bagaimana rasanya naik bis. Namun, walau hari ini kamu harus ikut Ambu dan Abah dalam agenda pesantren, bukan berarti kamu libur sekolah. Ambu meminta izin kemarin ke Bu guru agar kamu bisa belajar dari jauh. Walhasil, Bu Guru mengamanahkan untuk kamu tetap melaksanakan shalat dhuha dan mengerjakan tugas yang sudah bu guru berikan. Alhamdulillah bu guru bisa mengerti keadaannya.

Alhamdulillah juga, kamu mau diajak kerja sama dengan baik. Kamu tahu bahwa kewajibanmu harus tetap dilaksanakan. Akhirnya tadi, sesampainya di Cubodas, kamu langsung melaksanakan shalat dhuha, dan mengerjakan tugas-tugas yang sudah diberikan. Setelah itu, kamu Ambu bebaskan untuk bermain bola bersama Muflih Muadz dan juga kaka santri Ikhwan.

Walau sangat melelahkan, pasti kamu bahagia banget hari ini. 😊

Jangan lupa untuk selalu bersyukur ya.. Agar Allah terus menambahkan kebahagiaan dalam hidup kamu. 















Rabu, 18 Mei 2022

Makan Di Hokben

 Alhamdulillah, sore tadi Ambu Abah kesampean juga ngajak kalian makan di Hoka-hoka Bento. Salah satu tempat makan Fav Ambu sebelum punya kalian. Dan setelah punya kalian, bisa terhitung jari makan di tempat makan ini. Karena tempatnya yang lumayan jauh. Alhamdulillah sekarang sudah ada yang dekat rumah. Walhasil, tadi sore kita ke Hokben yang di depan Ciriung. Ambu Abah senang banget melihat kalian bahagia dan makan lahap tadi. Do`akan Ambu Abah selalu ada rejekinya untuk bisa membahagiakan kalian ya, Nak.. Kapan-kapan, kita makan lagi ke sini..
  









Selasa, 17 Mei 2022

Main ke Puncak

 Hari ini sebenarnya acara mendadak. Tidak ada rencana dari jauh-jauh hari untuk pergi main ke puncak. Karena Abah ada tugas mengantar Wa Dian ke daerah cisarua untuk mengikuti pelatihan, akhirnya Ummi ikut dan mengajak kita semua. Walhasil berangkatlah kita tadi siang. Setelah mengantar Uwa Dian ke tempat pelatihannya, kita pergi ke Puncak. Ke masjid At-Taawun tepatnya. Setelah sekian lama kita enggak ke sana, akhirnya tadi kita sempatin main sebentar di sana sekalian shalat. Kalian bertiga bahagiaaaa banget!! Ambu dan Abah pun bahagia melihat kelian sebahagia itu.

Seringkali Ambu Abah merasa sangat bersyukur memiliki kalian. Tidak pernah menuntu lebih. Selalu bahagia dan bersyukur dengan apa yang kami berikan. 
Selalu seperti itu ya, Nak. Menjadi lelaki yang senantiasa bersyukur atas apa yang Allah berikan dalam hidup ini.

Ambu Abah sayang kalian.😘😘












Rabu, 11 Mei 2022

Liburan Selesai!!

 Alhamdulillah, setelah beberapa hari di rumah Eyang, saatnya kita pulang ke rumah. Alhamdulillah, Ambu Abah bersyukur banget, karena di liburan kali ini kalian sehat, kuat, dan baik-baik aja. Ambu Abah yakin banget, perjalanan kali ini menjadi hal yang paling berkesan banget buat kalian. Karena kemarin kita pulang dari rumah eyang menuju bandung berangkat jam dua dini hari, dan saat pulang dari Bandung ke rumah kita berangkat pagi-pagi buta pula. Seru!! Subuh-subuh kita beli sate maranggi, makan di mobil bareng-bareng. Dan bersyukurnya Ambu Abah, kalian benar-benar bisa diajak kerja sama yang baik. Terimakasih nak sholeh, ganteng. 😘😘

Semoga di agenda perjalanan berikutnya, kalian pun bisa seperti ini. 😍😇

Sekarang, saatnya kita nabung lagi.. buat jalan-jalan lagi nanti,, 😁








Minggu, 01 Mei 2022

Hari Terakhir Puasa

 Barakallahfiik anak Ambu Abah.

Akhirnya, dengan bantuan Allah, dan usaha Aa, sampai juga di hari terakhir puasa. Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan tahun pertama Aa benar-benar bisa menjalani puasa sesuai dengan tuntutan syari`ah. Aa makan sahur, shalat subuh, tilawah, dan berpuasa menahan lapar dan haus hingga maghrib menjelang. Pasti tidak mudah bagi Aa. Di usia Aa yang baru 7 tahun, lalu Aa belajar berpuasa dari fajar hingga maghrib, dan tetap beraktifitas seperti biasa. Maa Sya Allah. Sungguh ini adalah kemudahan dari Allah untuk Aa. Walau beberapa kali Aa sempat menangis karena menahan lapar. Tapi Ambu Abah salut dengan Aa. Karena Aa mampu melanjutkan berpuasa hingga maghrib, meski melewatinya harus ada tangis dan perjuangan luar biasa dulu. Tidak jarang Aa juga bertanya berapa lama lagi menjelang Maghrib. Hal yang wajar, tidak apa. 

Abah Ambu bangga dengan perjuangan Aa di Ramadhan tahun ini. Ramadhan ini jadikanlah pembelajaran untuk Aa. Agar Aa mampu menjadi hamba yang lebih bersyukur dengan segala yang Aa miliki. Aa sudah merasakan bagaimana menahan lapar dan haus. Aa bisa bayangkan bagaimana saudara-saudara seiman Aa di Palestina sana yang setiap hari harus berjuang menahan lapar dan haus.

Aa, Ambu Abah berharap, selepas Ramadhan ini, Aa bisa terus melanjutkan kebiasaan baik Aa, seperti tilawah ba`da subuh dan maghrib. Basahkan selalu lisanmu dengan kalam-Nya, Nak. Dekatkan selalu dirimu dengan Allah, karena hanya Allah satu-satunya Dzat tempat kita bergantung. 

Sekali lagi, Barakallahfiik Aa. Do`a Ambu dan Abah selalu sama. Semoga Aa tumbuh besar menjadi anak yang sholeh, selalu dalam lindungan Allah.